Maling Kabel Jembatan Suramadu Asal Bangkalan Ketangkap

Bangkalan-menaramadinah.com-Aksi mancing rasa maling di Jembatan Suramadu berakhir zonk alias tidak sesuai harapan. Seorang pemuda tepergok polisi saat asyik menggerogoti kabel vital jembatan. Pelaku ini berkedok pura-pura hobi memancing.

Pelaku berinisial MAR (19), warga Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, tak bisa berkutik ketika anggota Dirlantas PJR Jatim VIII Suramadu mendadak menghampiri. Bukannya dapat ikan, tetapi isi tasnya justru penuh potongan kabel tembaga.

Awalnya, petugas mencurigai gerak-gerik pelaku yang naik turun jembatan sambil membawa alat pancing. Setelah diperiksa, “umpan”-nya ternyata kabel sensor angin dan kabel penerangan jalan umum (PJU) Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu).

Pemuda tersebut langsung digiring ke Kantor Preservasi Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Suramadu, sebelum akhirnya diserahkan ke Satreskrim Polres Bangkalan untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menjelaskan, penangkapan terjadi saat Unit 808 PJR Suramadu melakukan patroli rutin.

“Petugas curiga melihat seseorang turun dari jembatan. Setelah diperiksa, ditemukan potongan kabel tembaga di dalam tasnya,” kata Agung.

Penangkapan berlangsung di kilometer 4 jalur Surabaya menuju Bangkalan. Polisi juga menyita perlengkapan mancing versi kriminal, mulai dari cutter, pisau bendo, kunci inggris, hingga betel cor.

“Modusnya berpura-pura mancing, lalu memotong kabel di jembatan,” ujar Agung singkat.

Sementara itu, Kasatker PJBH Suramadu Suparyanto mengungkapkan pencurian kabel di jembatan tersebut bukan kali pertama. Sejak 2025 hingga awal 2026, kejadian serupa sudah terjadi tiga kali.

“Ini kejadian ketiga. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 229 juta,” katanya.

la menegaskan kabel yang dicuri bukan kabel sembarangan. Kabel tersebut terhubung dengan sensor kecepatan angin, PJU, hingga sistem CCTV.

“Kalau dibiarkan, dampaknya bisa serius dan membahayakan keselamatan jembatan,” ucapnya.

Pihak pengelola berharap kasus ini memberi efek jera. Sebab, Suramadu bukan kolam pancing, dan kabel bukan ikan.

MM