
Surabaya-menaramadinah.com-Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya minta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memeriksa petugas Beasiswa Pemuda Tangguh terkait pengelolaan dan penyaluran dana yang diduga tidak sesuai sasaran, usai temuan banyak anak pejabat dan orang mampu jadi penerima.
Ia minta pemeriksaan dilakukan menyeluruh ke semua pejabat pemkot yang bertugas dalam proses administrasi beasiswa, karena diduga ada pemalsuan data.
Pemalsuan yang ia temui, mahasiswa meninggikan penghasilan orang tua, agar bisa diterima di sekolah negeri melalui jalur mandiri, lalu membebankan ke beasiswa Pemuda Tangguh.
Dugaan kecurangan berikutnya, ada pihak yang meloloskan, padahal seharusnya beasiswa hanya menyasar mahasiswa berprestasi non mandiri dan kurang mampu.
“Saya minta ini, saya suruh periksa. Semuanya, mulai pejabatnya yang memasukkan data, periksa semua. Berarti artinya Ini ada pemalsuan data di situ,” ungkapnya, Kamis (22/1/2026) saat diwawancarai di Balai Kota Surabaya
MM
