
JAKARTA–Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), telah bertemu dengan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PP ISNU) dalam audiensi di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, ia mengajak organisasi sarjana NU untuk berkontribusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis nilai, ilmu pengetahuan, dan keberpihakan pada kebutuhan riil.
*Peran Strategis Sarjana NU Sebagai Jembatan*
Cak Imin menjelaskan bahwa tantangan pemberdayaan masyarakat saat ini tidak dapat diatasi hanya dengan kebijakan struktural semata. Dibutuhkan kontribusi komprehensif yang mencakup aspek intelektual, sosial, dan kultural dari para sarjana. Khususnya, sarjana NU yang memiliki basis keilmuan, keagamaan, dan kebangsaan yang kuat memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara kebijakan negara dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Di sini lah ISNU dapat berkontribusi secara nyata melalui riset terapan, pendampingan masyarakat, serta penguatan jejaring profesional,” ujarnya pada hari Rabu/21 2026.
*Diharapkan Jadi Penggerak Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Profesi*
Menteri yang juga dikenal sebagai Cak Imin mendorong ISNU untuk tidak hanya berperan sebagai organisasi profesi, tetapi lebih dari itu menjadi penggerak perubahan sosial. Dalam menghadapi berbagai tantangan zaman seperti disrupsi teknologi, ketimpangan sosial, kemiskinan struktural, hingga krisis nilai, ISNU diharapkan mengambil peran aktif dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia NU.
Penguatan kapasitas sarjana NU, lanjutnya, harus diarahkan pada tiga fokus utama: kemandirian ekonomi, kepemimpinan sosial, dan inovasi berbasis keumatan yang sesuai dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.
*Komitmen Sinergi dengan Pemerintah*
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP ISNU, Prof Kamaruddin Amin, menyampaikan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan pemerintah. ISNU siap menjadi mitra strategis dalam membangun masyarakat yang berdaya, berpengetahuan, dan berkeadilan, dengan melahirkan gagasan dan aksi nyata yang berbasis keilmuan serta nilai-nilai ke-NU-an.
Motivasi dan Inovasi
Perjalanan membangun masyarakat yang sejahtera membutuhkan semangat kolaboratif yang tak pernah padam. Semoga kerja sama antara pemerintah dan PP ISNU menjadi katalisator bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang menjawab tantangan zaman, dengan tetap berpijak pada akar budaya dan nilai-nilai luhur bangsa. Melalui riset terapan dan kolaborasi yang erat, sarjana NU diharapkan mampu menciptakan solusi yang relevan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.*Imam Kusnin Ahmad*
