
Oleh: Imam Kusnin Ahmad SH. Wartawan Senior dan Aktif di PW ISNU Jawa Timur.
SURABAYA – Mengawali masa khidmat dengan aksi nyata yang menggambarkan komitmen terhadap kepedulian sosial dan sinergi organisasi, jajaran pengurus harian NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor NU Care-LAZISNU PWNU Jawa Timur di Surabaya pada Rabu (14/01/2026).
Kunjungan perdana pasca pengukuhan ini tidak hanya menjadi wadah untuk memperkuat hubungan struktural antarwilayah, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatera dan Aceh.
Di bawah pimpinan langsung Ketua LAZISNU PCNU Bojonegoro, Eko Arief Cahyono, rombongan pengurus harian disambut dengan penuh hangat oleh Ketua LAZISNU PWNU Jawa Timur, H. A. Afif Amrullah. Dalam suasana kekeluargaan yang khas NU, pertemuan ini difokuskan untuk menyelaraskan program-program strategis antara pusat wilayah dan cabang, dengan tujuan utama meningkatkan kemandirian umat serta memperkuat tata kelola yang profesional.
Selain sebagai bentuk konsolidasi organisasi, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk menyerahkan donasi kemanusiaan secara simbolis. Sebesar Rp 26.427.000,00 yang diberikan merupakan hasil penggalangan dana dari para donatur dan masyarakat Bojonegoro yang dihimpun melalui jaringan LAZISNU di tingkat basis. Setiap rupiah yang terkumpul mencerminkan kepedulian warga Bojonegoro terhadap saudara-saudara mereka yang sedang menghadapi kesulitan akibat bencana.
“Kehadiran kami bersama jajaran pengurus harian ini selain untuk bersilaturahmi pasca-pengukuhan, juga untuk menegaskan komitmen kami dalam membangun sinergi yang kuat dengan PWNU Jatim. Kami tidak datang dengan tangan kosong – setiap rupiah yang kami bawa adalah amanah dari masyarakat Bojonegoro untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Aceh,” ujar Eko Arief Cahyono dalam sambutannya.
Menurut Eko, kunjungan ini juga berperan sebagai sarana konsultasi bagi pengurus baru agar langkah kerja LAZISNU di Bojonegoro ke depan lebih terukur dan sejalan dengan visi besar LAZISNU Jawa Timur dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kondisi lapangan menunjukkan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada semangat kepemimpinan lokal, tetapi juga pada sinkronisasi dengan arahan strategis dari struktur yang lebih tinggi, serta dukungan yang terus-menerus dari masyarakat.
Merespons hal tersebut, H. A. Afif Amrullah memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh jajaran pengurus baru LAZISNU Bojonegoro. Ia menekankan bahwa kekompakan yang terlihat dalam rombongan merupakan cerminan semangat baru dalam berkhidmat bagi umat dan negara.
“Kami sangat mengapresiasi semangat yang Anda tunjukkan. Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan di tengah tantangan yang terus berkembang saat ini. Angka donasi sebesar Rp 26,4 juta bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti kepercayaan masyarakat yang harus kita jaga dengan sebaik-baiknya. Tim kami akan memastikan bahwa amanah ini segera tersalurkan secara tepat sasaran melalui jaringan LAZISNU yang ada di wilayah terdampak Sumatera dan Aceh,” tegas H. A. Afif Amrullah dengan penuh keyakinan.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam lebih ini juga membahas beberapa langkah kerja sama ke depan, mulai dari program tanggap bencana yang lebih responsif hingga inisiatif pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Bojonegoro. Berbagai ide untuk mengoptimalkan potensi lokal dan memperluas jangkauan bantuan sosial menjadi bagian dari diskusi yang konstruktif tersebut.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa khidmat yang sesungguhnya dimulai dari aksi nyata dan kerja sama yang erat. Bagi seluruh jajaran organisasi NU dan LAZISNU di berbagai tingkatan, semangat yang ditunjukkan oleh pengurus Bojonegoro menjadi contoh bahwa kepemimpinan baru harus selalu diimbangi dengan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Mari kita terus menggugah semangat gotong-royong, memperkuat sinergi antarlembaga, dan bergerak cepat untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan – karena setiap langkah kecil yang kita lakukan dapat menjadi perubahan besar bagi kehidupan banyak orang.*Wallohul A’lam Bisshawab*
