
Banyuwangi-menaramadinah.com-DPW MATRA Jatim hadiri acara Haul Prabu Tawang Alun Blambangan Banyuwangi 18 September 2025 kemarin bersama rombongan.
Hadir Bupati. Polres dan tokoh adat dan budaya Banyuwangi di Songgon tempat perang puputan Prabu Tawang Alun melawan Belanda dan Kerajaan Mataram.
Nampak pula KPP.SRIE SOEPUTRO JOWO UJA CIPTONAGORO KETUA MATRA DPW JAWA TIMUR bersama wakil dan Resi diacara wafatnya Susuhunan Kanjeng Prabu Tawang Alun Kedaton Macan Putih Blambangan Banyuwangi.
Acara Wafatnya Prabu Tawang Alun ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Kapolres dan pemangku Adat dan Budaya. Terbukti mereka hadir semua.
Adapun suasana haul wafatnya Prabu Tawang Alun II benar benar penuh khidmat. Semua undangan yang hadir terinspirasi perjuangan Raja Kedaton Macan Putih Banyuwangi itu. Termasuk ketua DPW Matra Jatim dan Ketua DPD Banyuwangi Yang Mulia Pak Teguh bersama pengurus lainnya.
KPP.SRIE SOEPUTRO JOWO UJA CIPTONAGORO KETUA MATRA DPW JAWA TIMUR mengatakan, dirinya bersama Wakil Ketua dan Resi hadir memenuhi undanga Keluarga Besar Genta Macan Putih Blambangan. Juga diundang Ki Ageng Bumi Seroyo diacara tersebut.
Diacara tersebut beliaunya menyampaikan, orasi budaya kepada anak muda dan seluruh komponen masyarakat pentingnya tetap berbudaya dan bertoleransi. Tidak terjadi lagi kerusuhan kerusuhan seperti akhir Agustus 2025 kemarin.
“Juga tidak diperkenankan anarkis yang mengorbankan nyawa. Lebih mengedepankan tata krama dan sopan santun sesama anak bangsa,”ujar Ketua DPW Jatim yang ramah ini.
Kemudian Ketua DPW Matra Jatim diakhir acara berfoto bersama dengan Bupati Banyuwangi dan para pemangku Adat dan Budaya Banyuwangi.
Husnu Mufid
