Konflik Dalam Islam

Oleh : Filda Mufarrihati Yusmansyah.

Agama adalah suatu sistem/kepercayaan dari dalam diri yg mengajarkan kita agar percaya adanya Tuhan yang Maha Esa. Terkait hal ini, agama atau kepercayaan telah menjadi hal yang sangat melekat dalam diri manusia. Pada realitas yang ada, kelekatan manusia pada sebuah kepercayaan dapat dilihat dengan bagaimana pengaruh sebuah agama dalam sistem tatanan politik dunia sekarang ini.

Meskipun begitu, terlepas dari bagaimana pengaruh agama dalam sistem politik dunia, tentu saja setiap agama akan memberikan ajaran yang benar kepada penganutnya.

Ajaran ajaran ini bahkan mencakup semua hal dalam kehidupan manusia sejak awal dia hidup sampai akhir hidupnya (kematian). Pada dasarnya dalam kehidupan sosial manusia, agama berperan penting dalam tranformasi dari datangnya sebuah konflik menuju solusi yang lebih baik. Sehingga dapat dikatakan bahwa agama dapat menjadi sarana untuk kehidupan bermasyarakat dalam perdamaian dan juga ketentraman sosial.

Agama Islam dalam tatanan kepercayaan di dunia menjadi agama yang cukup berpengaruh di dunia. Apalagi dengan kedudukannya sebagai agama dengan penganut terbesar kedua di dunia menjadikan agama Islam sebuah agama yang tidak dipandang sebelah mata saja oleh masyarakat yang ada di dunia. Dalam salah satu ajarannya mengatakan kata Islam berasal dari kata لمس, ‘salm’, As-Salmu berarti damai atau kedamaian.

Firman Allah SWT dalam Alquran,

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian (lis salm), maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Anfal : 61).

sebuah keselamatan, kebebasan, dan perdamaian. Dalam makna epistimologinya memiliki arti sebagai sebuah penyerahan diri, pasrah, maupun patuh dan tunduk kepada kehendak Allah SWT. Agama islam merupakan agama yang membawa kemaslahatan bagi penganutnya baik di dunia maupun di akhirat. Dalam ajaran islam perdamaian dipandang sebagai sebuah kunci pokok dalam menjalin hubungan antar masyarakat, begitu pula sebagainya yang mana menganggap perang dan pertikaian merupakan sumber masalah yang akan berdampak kepada kerusakan sosial. Oleh sebab itulah agama islam sangat mengumatakan perhatian atas keselamatan dan perdamaian, menegaskan
kepada umatnya agar selalu hidup rukun dan damai dengan tidak mengikuti hawa nafsu dan godaan setan. Hal ini sesuai dengan salah satu kalimat yang tertuang di dalam surahnya yang berbunyi, “Hai Orang orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhannya, dan janganlah kamu mengikuti Langkah Langkah syaitan,
sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu” (QS.Al-Baqoroh:208).

Perdamaian merupakan suatu hal yang penting dalam kehidupan manusia,
karena pada dasarnya kedamaian akan mendatangkan sebuah kehidupan yang nyaman, harmonis, dan sehat dalam setiap interaksi antar manusia. Dalam suasana yang aman damai akan menciptakan sebuah suasana yang penuh dengan keharmonisan maupun kegembiraan bagi manusia sekaligus dapat melaksanakan kewajiban manusia dalam ruang lingkup yang damai. Oleh sebab itulah, perdamaian merupakan keberadaan yang pasti ada di dalam setiap individu yang ada di dunia.

Pemikiran tentang perdamaian merupakan sebuah hal yang menjadi dasar dan mendalam dalam sifat agama islam itu
sendiri. Hal ini berarti bahwa konsep perdamaian merupakan sebuah pemikiran umum yang menjadi dasar dalam tujuan agama islam sebagai sebuah agama yang meliputi alam, kehidupan, dan manusia, yang mana pemikiran umum ini dimaksudkan bahwa konsep perdamaian ini memiliki tujuan yang sama dengan ajaran ajaran nabi terdahulu dalam upayanya untuk melaksanakan perdamaian antar sesama dan mencipatakan keadilan di dunia. Karena pada dasarnya, nilai nilai perdamaian ini banyak tertuang di dalam surah yang tertera di Al-Qur’an dan secara jelas diterangkan dalam berbagai Hadist Nabi.

Di dalam Al-Qur’an juga tidak ada satupun ayat yang menjelaskan tentang semangat ujaran kebencian, perkelahian, pertentangan, konflik atau segala macam bentuk ancaman negative yang akan menimbulkan ketidakseimbangan atas kedamaian hidup. Hal ini kembali tertuang pada salah satu surah di dalam Al-Qur’an yang berbunyi,

“Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam” (Q.S. Al – Anbiya:107).

Maka dari itu, dengan segala macam ajaran ajaran keislaman yang berkaitan tentang perdamaian itulah yang bisa menjadi pendoman dasar bagi para pemeluknya untuk menjaga perdamaian yang ada. Sehingga secara tidak langsung ajaran ajaran perdamaian yang diajarkan oleh agama islam memiliki peran terhadap perdamaian dunia.

Yang perlu kita tau Agama merupakan sebuah hal yang sangat melekat dalam diri pengikutnya, oleh sebab itulah dengan adanya ajaran dan norma norma yang diberikan oleh setiap agama di dunia pasti memiliki tujuan untuk mencipatakan perdamaian dan menyelesaikan setiap konflik yang ada.

Kata islam memiliki arti damai atau perdamaian. Ini merupakan salah satu makna dan ciri dari Islam, yaitu bahwa Islam merupakan agama yang mengajarkan umatnya untuk cinta damai atau senantiasa memperjuangkan perdamaian, bukan peperangan atau konflik dan kekacauan.
“Mahasiswi FISIP Uinsa, Pembaca Setia Menara Madinah com”