
Kampusnya berlokasi di Jalan KH. Hasyim Asy’ari No.01, Dusun Krajan, Kembiritan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.
IAI Ibrahimy Genteng sebagai salah satu perguruan tinggi Keagamaan Agama Islam swasta terawal di Kabupaten Banyuwangi. Sempat beberapa kali mengalami perubahan nama sebagai berikut:
Pertama, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibrahimy Genteng berdasarkan Surat Keputusan Kopertais Wilayah IV Surabaya nomor: 79/K/T/P1986 tanggal 13 Maret 1986,
Kedua, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ibrahimy Genteng berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Nomor 161 Tahun 1995.
Ketiga, Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi berdasar Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia nomor 3002 Tahun 2015 tertanggal 25 Mei 2015.
Keempat, yang terakhir peralihan status IAI Ibrahimy menjadi Universitas Islam Ibrahimy Genteng pada 7 Desember 2024.
Setelah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng tengah merayakan momen bersejarah. Pada, Sabtu (7/12/2024) kampus pendidikan islam terbaik se Bumi Blambangan tersebut secara resmi bertransformasi menjadi UNIIB dan bakal melahirkan tiga prodi dengan status
Seketika aura keberkahan menyelimuti seluruh ruangan Auditorium KHR As’ad Syamsul Arifin saat momen tasyakuran dan peresmian UNIIB. Terlebih, euforia kegembiraan dan bangga semakin pecah ketika detik-detik peralihan status dari IAI
Status baru yang disandang oleh salah satu kampus terfavorit di Banyuwangi itu, bukan sekedar beralih nama atau logo saja. Melainkan juga membawa komitmen perubahan besar kepada peningkatan kualitas pendidikan hingga pelayanan pendidikan, yang akan diwujudkan dengan membuat prodi umum baru.
“Kedepannya dengan berubah status menjadi UNIIB tersebut, kami akan membuka prodi-prodi umum, yang bukan hanya prodi dibawahi Kementerian Agama (Kemenag),” ucap Rektor UNIIB Dr. H. Lukman Hakim, M.HI.
Transformasi dari kampus yang beralamat di Jalan KH Hasyim Asy’ari, Dusun Krajan, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng menjadi sebuah universitas itu, juga mencerminkan sebuah tujuan yang lebih tinggi dalam mengembangkan potensi akademis, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Tiga prodi baru tersebut nantinya adalah Strata 1 (S1) Prodi Ilmu Hukum, kemudian Ekonomi, dan nanti dari jenjang S2 ada Hukum Keluarga Islam (HKI),” terang Dr. H. Lukman Hakim.
Dengan menjadi UNIIB, Dr. H. Lukman Hakim mengatakan, pihaknya dapat memberikan pendidikan tinggi yang lebih luas dan beragam bagi mahasiswanya. Tak hanya soal keilmuan agama tetapi juga keilmuan umum yang juga dibutuhkan di dunia kerja supaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berdaya saing.
“Kami optimis ini banyak menarik mahasiswa yang ingin berkuliah di UNIIB, karena kita akan menyediakan prodi-prodi pilihan yang lebih beragam,” cetusnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Direktorat Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof DR. H. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag menerangkan, dengan transformasi yang dialami oleh IAI Ibrahimy Genteng menjadi Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menunjukkan kampus ini berkembang dan maju ke arah yang baik.
Kemajuan dan perkembangan itu dapat dinilai, lanjut Prof DR. H. Ahmad, dari persyaratan menjadi sebuah universitas diantaranya seperti luas lahan, sarana prasarana, SDM pengajar hingga staf, peningkatan jumlah mahasiswa, jumlah prodi, hingga akreditasi.
“Saya berharap UNIIB menjadi pusat pendidikan tinggi yang akan menciptakan peradaban yang baik di masa depan, dengan mengeluarkan alumni yang berkualitas dari segi pengetahuan dan skill,” ujarnya.
