
Kediri-Menaramadinah. Com Jum’at Legi, 13 Juni 2025 Anak Saya TIDAK BOLEH MISKIN! kalimat menohok ke dada setiap KPM PKH ini selalu dihujamkan agar ada semangat kebangkitan dalam keterpurukan ekonomi. Upaya-upayanya adalah agar: “SEHAT DAN CERDASKAN ANAK INDONESIA”.
Artinya setiap KPM PKH agar mengupayakan anak-anak balita sehat dan tidak mengalami stunting, memberikan asupan makanan gizi seimbang, anak-anak balita: Tidak Boleh Stunting! dan bagi anak-anak yang sekolah baik dari tingkat SD sampai SMA agar rajin dan tekun belajar nya, anak-anak tidak boleh bodoh.
Disisi lain ibu harus mau berusaha untuk memulai usaha. Ada beberapa hal yang bisa menjadi inspirasi untuk memulai usaha antara lain:
1. *Tentukan Tujuan yang Jelas*: Tentukan apa yang ingin Anda capai dengan usaha kecil Anda. Buatlah tujuan yang spesifik, dapat diukur, dan realistis.
2. *Percayalah pada Diri Sendiri*: Percayalah bahwa Anda memiliki kemampuan dan potensi untuk sukses. Jangan takut untuk mencoba dan membuat kesalahan.
3. *Buatlah Rencana yang Matang*: Buatlah rencana bisnis yang matang, termasuk strategi pemasaran, keuangan, dan operasional.
4. *Jaringan dan Komunitas*: Bangunlah jaringan dan komunitas yang mendukung. Bergabunglah dengan grup-grup usaha kecil atau komunitas online untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan dukungan.
5. *Tetap Fokus dan Konsisten*: Tetap fokus pada tujuan Anda dan konsisten dalam menjalankan usaha. Jangan mudah menyerah dan teruslah berusaha.
6. *Belajar dari Kesalahan*: Jangan takut untuk membuat kesalahan. Belajarlah dari kesalahan dan gunakan sebagai kesempatan untuk meningkatkan usaha Anda.
7. *Dukungan Keluarga dan Teman*: Jangan lupa untuk meminta dukungan dari keluarga dan teman. Mereka dapat menjadi sumber motivasi dan dukungan yang berharga.
8. *Tetap Termotivasi*: Cari sumber motivasi yang dapat membantu Anda tetap termotivasi, seperti membaca buku motivasi, menonton video inspiratif, atau mengikuti seminar.
Dengan menerapkan kiat-kiat di atas, KPM PKH dapat meningkatkan motivasi dan kesuksesan usaha kecilnya. Ingatlah bahwa kesuksesan tidak datang dalam semalam, tetapi dengan kerja keras dan ketekunan, dapat mencapai tujuan.
Berikut ini adalah penuturan Susi Rahayu, KPM PKH Kelompok Cempaka 2 Dsn. Karangdinoyo Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri Jawa Timur.
Susi Rahayu adalah ibu muda yang memiliki kulit kuning, lesung pipit dan bibir kecil berpadu dengan sederet gigi yang rapi, sehingga senyuman nya bertambah manis, sopan, ramah-tamah dan suka menolong.
Dari pernikahan nya dengan Ahmad Rahim, dikaruniai dua anak, yang pertama: Noval Putra Petama, laki-laki yang saat ini akan duduk di kelas 7 SMP, sedangkan yang kedua: Hafiza Putri Pertiwi, perempuan yang juga akan duduk di kelas 1 SD
Keluarga kecil ini masih menjadi satu rumah dengan orang tuanya.
Ahmad Rahim bekerja sebagai buruh harian lepas di kampung halaman nya sendiri yaitu Dsn Karangdinoyo Desa Kepung, sementara Susi Rahayu, sejak mendapatkan manfaat PKH tahun 2022, menyisihkan uang sebesar Rp. 500.000,- sebagai modal awal usaha kecilnya di teras rumah, dagangan yang dijual adalah minuman es berbagai sari rasa, diletakkan diatas meja kecil, tak terasa usaha kecilnya ini sudah dijalani hampir lebih dari tiga tahun.
“Sukanya ya kalau pas rame pengunjung”: papar Mbak Susi sambilan mengusap air matanya yang mulai meminang, penuh haru.
Keinginan Mbak Susi usaha kecilnya ini kelak bisa berkembang, seiring pertumbuhan anak-anak nya yang semuanya sudah bersekolah.
“Alhamdulillah, sudah lebih dari enam bulan yang lalu dagangan sudah di pindah ke dalam ruangan sebelah ruang tamu, sedikit-demi sedikit barang dagangan mulai bertambah”: kata Mbak Susi, sambil menunjukkan beberapa barang yang dutata rapi.
Usaha yang ditekuni ini masih dikelola secara sederhana, ada yang dibelanja kan, dan setiap hari diusahakan menabung, sesuai pendapatan itu. “Besaran tabungan tidak tentu, 5 ribu, 10 ribu, yang penting terus menabung”: ungkap Susi.
Dari usaha kecil nya ini bisa turut membantu, kebutuhan keluarga, semisal uang saku anaknya sekolah setiap hari.
Mbak Susi dengan sabar, tekun dan telaten menggeluti usaha nya ini, semoga kedepan bisa tumbuh dan berkembang, dan anak-anak nya belajar dengan baik minimal mencapai wajar 12 tahun, syukur-syukur bisa menjadi sarjana. Terus berusaha, dan tetap semangat.
Nur Habib, mengabarkan.
