
Sosok Fathan Subchi akhirnya terpilih sebagai Ketua IKA PMII 2035-2030 lewat persaingan yang cukup ketat. Bagaimana jatidirinya. Berikut ini laporan Pemred menaramadinah.com:
H. Fathan Subchi toloh IKA PMII yang cukup dikenal dijalankan aktivis PMII Maupun para alumni PMII. Oleh karena itusebagai sosok yang aktif dalam berbagai bidang, baik di pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan.
Saat menjabat Ketua PW IKA PMII DKI Jakarta, Fathan berperan dalam membangun komunikasi yang solid antara alumni dan kader PMII di wilayah ibu kota. Inilah kelebihannya dalam membangun jaringan antara alumni PMII dengan kader PMII.
Hal tersebut dalam upaya komitmen kuat terhadap penguatan kaderisasi, kesejahteraan anggota, dan peran aktif alumni dalam kebijakan publik.
Pada Munas VII IKA PMII yang berlangsung selama tiga hari ini juga menghasilkan berbagai rekomendasi strategis untuk memperkuat peran alumni PMII dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan pendidikan.
Hingga terpilihnya Fathan Subchi sebagai Ketua Umum, diharapkan organisasi ini dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi
Pada 17 Oktober 2024, ia dilantik sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia periode 2024-2029. Sebagai Anggota VI BPK, ia bertanggung jawab atas pemeriksaan pengelolaan keuangan negara di berbagai sektor, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BPJS Kesehatan, BPOM, serta keuangan daerah di Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Di bidang organisasi, Fathan memiliki rekam jejak panjang, di antaranya pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang PMII DKI Jakarta (1995-1996), Ketua Pengurus Besar PMII (1997-1998), serta Ketua PW IKA PMII DKI Jakarta (2019-2024). Selain itu, ia juga aktif dalam Pengurus Pusat MUI sebagai Anggota Departemen Ekonomi dan Pemberdayaan Umat (2005-2009) serta di Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (2005-2009).
Karir politiknya. Ia merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang telah dua kali terpilih sebagai Anggota DPR RI, mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah II (Kabupaten Kudus, Jepara, dan Demak) pada periode 2014-2019 dan 2019-2024.
Selama bertugas di DPR, Fathan pernah menjadi anggota Komisi XI serta menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI dan Sekretaris Fraksi PKB DPR.
Pada 17 Oktober 2024, ia dilantik sebagai Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia periode 2024-2029. Sebagai Anggota VI BPK, ia bertanggung jawab atas pemeriksaan pengelolaan keuangan negara di berbagai sektor, termasuk Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BPJS Kesehatan, BPOM, serta keuangan daerah di Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
