BMKG : Pergerakan Semu Matahari Bikin Panas Kota Surabaya

 

Surabaya-menaramadinah.com-Selama satu bulan ini  suhu di Jawa Timur mengalami peningkatan yang signifikan, terutama pada siang hari  terasa panas dan malam sumuk.

Taufiq Hermawan Kepala BMKG Juanda menjelaskan, fenomena ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah pergerakan semu matahari.

Saat ini, lintasan matahari bergerak menjauh dari wilayah Jawa Timur dan telah berada di posisi Samudera Hindia.

 

“Suhu permukaan laut di Selat Madura juga berkontribusi terhadap peningkatan suhu di Surabaya dan sekitarnya,” terang Taufiq Hermawan kepada wartawan.

Faktor lainnya adalah fase pancaroba yang saat ini sedang berlangsung.  Pada masa ini, pembentukan awan sebagian terjadi dan penguapan terhambat di beberapa daerah, sehingga energi panas terakumulasi dan membuat suhu terasa lebih tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi panas ini akan berlangsung hingga sepekan ke depan.

Menurut pantauan BMKG,  suhu di Surabaya Utara berkisar antara 36 hingga 37 derajat Celsius. Untuk menghadapi cuaca panas ini, masyarakat disarankan menghindari aktivitas di luar ruangan yang dapat menyebabkan dehidrasi dan mengurangi paparan sinar matahari langsung.

Selain itu, perlunya menanam pohon dan pot kembang di kampung kampung rumah warga Surabaya. . Karena mampu mengurangi hawa panas Surabaya. Mengingat kampung rumah Surabaya jarang ada pohon disekitar rumah.

Husnu Mufid