Kadin Dikbud Beri Pesan Khusus pada Lulusan SMP PGRI 1 Buduran

SIDOARJO – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd mengapresiasi secara khusus kepada SMP PGRI 1 Buduran sebagai sekolah berprestasi.

Hal itu dikatakannya ketika memberikan sambutan pada acara Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2023/2024 (lulusan ke-43) SMP PGRI 1 Buduran di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu(19/6/2924).

Selain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Tirto Adi, M.Pd, hadir pula pada acara tersebut: Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo, Suprapto, S.Pd, M.Pd dan Ketua Komite SMP PGRI 1 Buduran, Kharis Maftuqin, SE; dan Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd, Gr.

“SMP PGRI 1 Buduran, Salah Satu Sekolah Terbaik di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo sebagai penyelenggara KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya),” katanya.

Menurutnya, SMP PGRI 1 Buduran harus menjaga _branding_ sebagai sekolah penyelenggara KKSB. “Mohon _branding_ ini dipertahankan dan diperkuat,” ujarnya.
SMP PGRI 1 Buduran merupakan satu-satunya SMP swasta yang membuka program KKSB. Adapun 3 sekolah lainnya adalah SMP negeri, yaitu: SMPN 1 Buduran, SMPN 4 Sidoarjo, SMPN 1 Tulangan.

Menurutnya, SMP PGRI 1 Buduran mempunyai modal dan potensi yang kuat sebagai penyelenggara KKSB. Indikatornya, di antaranya: sering tampil pada acara Campur Sari TVRI dan menjadi Juara 1 Tari Olimpiade Sekolah PGRI Tingkat Nasional di Palembang.

” _Minset_ dan paradigma baru tentang kecerdasan, bukan saja anak yang pintar matematika dan IPA. Anak yang punya _skills_ seni budaya juga anak yang cerdas. Demikian pula, anak yang pintar sepak bola,”jelasnya.

Tirto Adi menambahkan, untuk menggali dan mengembangkan potensi bakat dan minat peserta didik, maka pemerintah telah memfasilitasinya dengan berbagai _event_ lomba. Diantaranya: LPI untuk sepak bola SD, GSI untuk sepak bola SMP, OSN, O2SN, FLS2N, dan sebagainya.

Kadin Dikbud Kabupaten Sidoarjo Tirto Adi menyampaikan pesan khusus untuk142 peserta didik yang dilepas dan dikembalikan kepada orang tua.

Pertama, jangan sampai tidak melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Tidak ada alasan tidak sekolah karena ekonomi.
Kedua, punya ilmu itu penting, tapi tidak boleh mengabaikan keberkahan ilmu. Harus ingat dan taat kepada orang tua dan guru yang sudah memberikan ilmu.

Ketiga, jangan melupakan kemanfaatan ilmu. Bagaimana si penerima ilmu mentaati nasihat orang tua dan guru.
Menurutnya, lulus SMP itu bukan akhir, tapi awal untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Bolehke SMA, SMK, MA, atau pondok pesantren.

“Pesan saya yang akhir: jangan syirik kepada Allah. Jaga nama baik diri, keluarga, dan sekolah. Jangan lupakan pendidikan karakter, berbuat baik kepada siapapun. Selamat dan sukses untuk SMP PGRI 1 Buduran,”katanya.

Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo, Suprapto, S.Pd, M.Pd juga mengapresiasi secara khusus prestasi yang diraih oleh SMP PGRI 1 Buduran.

“Semua petugas dalam acara ini adalah peserta didik, mulai dari MC, dirijen, pembaca doa, tampilan, dan paduan suara. Ini juga merupakan prestasi, hasil belajar yang baik. Tidak semua sekolah bisa demikian,”katanya.

Suprapto berpesan kepada para peserta didik yang dilepas, agar menjaga nama baik almamater di jenjang sekolah yang lebih tinggi.

” Ada 3 kunci kesuksesan: kuasai _knowledge_ (pengetahuan), _skills_ (ketrampilan), dan _attitude_ (sikap),”ujarnya.

Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, S.Si, M.Pd berpesan khusus, agar para lulusan SMP PGRI 1 Buduran mewujudkan mimpi-mimpi besarnya dengan meraih cita-cita. Bersekolah terus setinggi-tingginya. Jika memungkinkan sampai jenjang S-3 (doktor).

Terpilih sebagai lulusan terbaik adalah Wanti Amaliah dari kelas IX D. “Saya bangga sekolah di SMP PGRI 1 Buduran hingga meraih banyak prestasi hingga tingkat nasional. Saya ucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu guru yang telah mendidik kami dengan baik. Semoga SMP PGRI 1 Buduran semakin sukses,” katanya.
(Koesmoko, Humas SMP PGRI 1 Buduran)