Upaya Pembunuhan Karakter Calon Incumbent Pilbup Banyuwangi 2024 Banyuwangi, 18 Juni 2024

Banyuwangi, 19 Juni 2024-Dinamisasi politik lokal Banyuwangi menjelang Pilbup mulai menghangat. Upaya-upaya para pihak sudah mulai menghidupkan mesin tim suksesnya.

Mulai dari pencitraan lewat baliho, pemanfaatkan medsos dan media lain terasa mewarnai bakal ramai kompetisi untuk memperebutkan posisi P1 di Banyuwangi.

Namun disayangkan ada baliho tak beridentitas dipasang di pinggir-pinggir jalan strategis bernada menyerang salah seorang kandidat kuat yaitu incumbent. Sekalipun tidak terang-terangan tapi jelas arah isi pesan baliho itu ke upaya pembunuhan karakter. Menyerang pribadi sebenarnya tidak proporsional dalam berkompetisi di arena apapun.

Itu bagian dari pelanggaran etika bahkan berpotensi pelanggaran hukum. Seperti itu ungkapan salah seorang praktisi hukum dari aktivis BBHAR dan YLC Banyuwangi, Gembong Aji Rifai Ahmad, S.H.

Baliho bertuliskan ‘Elemen Masyarakat Peduli Roda Pemerintahan Ipuk Tetap Bupati’ terbaca (EMPRIT) berkonotasi mengejek dan menyerang privasi. Memang konotasi itu tidak semua orang paham dan kayaknya sengaja diviralkan oleh pihak tertentu agar menjadi atensi masyarakat.

Padahal tulisan itu tidak relevan dengan objeknya. Incumbent-nya Bu Ipuk, yang diserang justru figur suaminya.

Terkait dengan itu, pihak Pemkab melalui instrumen penegak hukumnya harus menertibkan karena pasang baliho tidak berizin.
RF Jurnalis Menaramadinah.