Buku berjudul SONGSONG MASA DEPAN CERAH, akan diterbitkan oleh Menara Madinah Publishing

Surabaya-Menaramadinah.com .
Sabtu Pon, 15 Juni 2024 .
Segera terbit , buku yang berjudul:
” Songsong Masa Depan Cerah” , karya dr. Sulantari, Sp.T.H.T.B.K.L dan Nur Habib, S.Pd. M.Pd.I. Buku tersebut akan mengulas tentang Klinik Pusat Penanganan Gangguan Dengar- Bicara Bayi-Anak : T.O.A Jala Puspa – RSPAL dr. Ramelan di Surabaya. Tulisan akan meliputi : Sejarah berdirinya,
mengenal Lebih dekat T.O.A Jala Puspa: apa dan bagaimana sistem pelayanan yang ada disana, fasilitas yang lengkap, dukungan lingkungan yang kondusif, serta para personil yang kompak, sopan dan ramah juga penuh loyalitas dan dedikasi tinggi untuk melayani bayi – anak gangguan dengar- bicara.

Penulis buku ini: Pertama, dr. Sulantari, sebagai Tokoh Sentral Pendiri dan Penggerak T.O.A Jala Puspa-RSPAL dr. Ramelan serta tugasnya sebagai Dokter Klinisi, singkatnya Sulantari sebagai: pelaku sejarah.

Kedua: Nur Habib,S.Pd.,M.Pd.I, orang dekat dokter Sulantari semenjak Letnan Satu ( K/W ), sebagai sahabat pena, yang terus berlanjut menjadi sahabat, ” mbak “, dan seperti keluarga. Saya sebagai penulis kedua yang adalah Pelukis Cekakik Indonesia, sudah lama mengikuti kegiatan di Paguyuban Puspa Swara. Paguyuban ini berawal dari ide Sulantari yang ingin mempertemukan para orang tua anak gangguan dengar agar saling belajar untuk mendampingi putra – putri istimewa , ternyata disambut hangat oleh ibu Estri dan kawan¬≤ ( saat itu tahun 2012 , berkumpul 7 mama¬≤ hebat) maka terbentuklah Paguyuban Puspa Swara .

Kenangan Nur Habib, pernah diundang untuk mengisi acara dalam rangka Hari Ulang Tahun Paguyuban , yaitu mengajarkan melukis cekakik anak-anak Puspa Swara, acara didukung dan dilaksanakan di Jala Puspa .

Jadi Nur Habib sudah tidak asing lagi bagi keluarga besar Jala Puspa dan Puspa Swara , selain itu sebagai seorang jurnalis

Menaramadinah.com yang ditugasi memegang Menaramadinah.com Kediri Raya (meliputi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri), sangat bahagia dapat membersamai kegiatan terkait dua nama yang sangat erat dan indah hubungannya .

Pagi hari ini, pukul 07.00, datang ke kantor Menara Madinah Publishing di Jl. Jemurwonoasri Gang Lebar no. 100 Surabaya.

Disambut dan diterima langsung oleh Husnu Mufid, direktur Menara Madinah Publishing, sambutan dengan senyuman yang cerah, akrab dan penuh rasa kekeluargaan, luar biasa. Saya dengan gembira menyerahkan naskah awal buku ” Songsong Masa Depan Cerah ” yang sudah kami jilid dengan rapi , dan sebuah flash disk yang berisi file naskah buku.

Dalam pertemuan itu didiskusikan berbagai hal tentang tahapan-tahapan yang harus dilalui.

Husnu Mufid menjelaskan bahwa setelah naskah ini diterima dan dicek apakah ada hal-hal yang harus diperbaiki. Diskusi awal terlaksana dan ternyata ditemukan ada 20 halaman yang harus dibenahi, yaitu tentang: tanda baca, kata, kalimat dan foto yang harus dihilangkan dan atau dipindahkan tempatnya.

“Selesai pembenahan awal ini, akan dikembalikan lagi kepada kedua penulis, apakah masih ada lagi yang harus diperbaiki/ dibenahi”, penjelasan Mufid kepada Nur Habib.

Setelah selesai dikoreksi/ diperbaiki penulis , maka naskah akan dikirim kembali ke penerbit dan selanjutnya baru memasuki tahap tata / “layout” buku.
Tak terasa , waktu sudah satu jam lebih berdiskusi , namun sangat mengasikkan, pada akhir pertemuan Husnu Mufid berpesan bahwa menulis buku itu pekerjaan yang tidak ada pensiunnya, mengasikkan dan menghasilkan, tetapi membutuhkan: kesabaran, ketelitian, ketekunan dan kebesaran hati untuk mau menerima kritik dan saran dari orang lain yang sifatnya membangun.

Alhamdulillah, acara penyerahan naskah buku SONGSONG MASA DEPAN CERAH, sudah selesai, dan saat berpamitan Nur Habib, mendapatkan oleh-oleh dua buah buku yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan, judulnya: Raja Majapahit dan Pemikirannya, (Perjuangan) Wali Pitu dan Wali Enam di Pulau Bali.

Selain itu juga satu paket sembako, demikian juga Nur Habib menyerahkan titipan sebuah kaos berwarna kuning dengan logo Rotary dan misi pada masanya dari dr. Sulantari.
Husnu Mufid menerima dengan senang hati dan kirim salam serta ucapan terimakasih kepada dr. Sulantari. Selesai pamitan , ternyata Nur Habib mendapat kejutan , yaitu diantarkan ke terminal Bungurasih oleh Husnu Mufid sebagai pengemudi. Naik sepeda motor di kota Pahlawan , asik sekali. Terima kasih bapak Mufid.
Nur Habib, mengabarkan.