GUS FADHOLI dari Bani Nitiadiningrat dan Sayyid Sulaiman Terpilih sebagai Ketua DPC PWI-LS Pasuruan Raya

Pembentukan PWI-LS diberbagai daerah terus berjalan. Pada Rabu, 12 Juni 2024 dibentuk  DPC PWI-LS Pasuruan Raya. Bagaimana ceritanya dan siapa yang terpilih. Berikut ini laporan Husnu Mufid Pemimpin Redaksi menaramadinah.com:

Pertemuan Pembentukan Kepengurusan PWI-LS, perjuangan Walisongo Indonesia – Laskar Sabilillah cabang Pasuruan Raya. Diadakan hari Rabu 12 Juni 2024 kemarin sore.

Pertemuan tersebut bertempat di Ponpes Ar-Roudhoh Desa Tambak Kecamatan Pasrepan Kabupaten Pasuruan, dibawah asuhan KH. Ahmad Suadi Abu Amar yang juga Ketua Bani Sholeh Semendi.

Acara dimulai jam 15.00 dan dilanjutkan Yasinan dan Istighotsah Rutinan Malam Kamis. Kemudian Habis Isyak agenda utama Tanya Jawab seputar organisasi dan update kekinian. Dilanjutkan terakhir pembentukan kepengurusan.

Pengundang DPW PWI-LS Jatim, dan acara dipandu langsung Ketua DPW GUS JAMIK AHMAD, didampingi Sekretaris Gus Yaqin, dan dihadiri pula Panglima Laskar Sabilillah Jatim Gus Khoiri dari Gresik.

Acara dihadiri :
1. Shohibul Bait KH. Suadi Abu Amar, dan keluarga besar Ponpes Ar-Roudhoh.
2. KH. Abdul Hamid, Katib Aam DPP NAAT (Naqobah Ansab Auliya’ Tis’ah, Naqobah pencatat nasab Walisongo)
3. KRAT. Faqih Wirahadiningrat (selaku simpatisan PWI-LS dan Bani Mataram Islam)
4. Perwakilan Bani Nitiadiningrat I bin Pakubuwono II (Adipati Pasuruan pemangku Masjid Jamik, Alun-Alun, dsk)
5. Perwakilan Bani Sholeh Semendi dan keturunannya, termasuk Bani Syakaruddin dan Bani Slagah (Imam Besar di jaman Adipati Nitiadiningrat I)
6. Perwakilan Bani Sayyid Sulaiman (pendiri Ponpes Sidogiri)
7. Perwakilan Bani-Bani Walisongo yang lain.
8. Para pendekar lintas perguruan.
9. Masyarakat Umum, aktivis LSM, Youtube, dan peserta rutinan Yasinan-Istighotsah malam kamisan.

Pada pembentukan Kepengurusan terpilih Ketua DPC PWI-LS Pasuruan Raya adalah GUS FADHOLI dari Bani Nitiadiningrat dan Sayyid Sulaiman, dan kelengkapan kepengurusan lain yang nantinya akan dilengkapi untuk menuju Rakerda.

Husnu Mufid