Pentingnya Kegiatan Bermain Dengan Rebana di R A Darunnajah Sidoarjo

Surabaya, Menara Madinah.Com
Para mahasiswi Asistensi Mengajar PIAUD FTK UINSA membantu pendampingan belajar kegiatan extra kurikuler kesenian Rebana di RA Darunnajah Sidoarjo, menurut saya program tersebut diadakan untuk menggali minat bakat anak-anak dalam bidang berkesenian islam sambil bersholawat.

Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan pada hari kamis dan jum’at setiap sore ba’da ashar. Anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut sangat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan pelatihan Rebana tersebut.

Kesenian rebana merupakan salah satu kesenian yang telah tumbuh dan berkembang di Indonesia sejak abad ke 13 bersamaan dengan penyebaran agama Islam di Indonesia.

Kesenian rebana tumbuh, berkembang serta merupakan bagian dari kehidupan masyarakat di nusantara. Di beberapa daerah kesenian rebana dikenal dengan istilah kesenian hadroh atau kesenian terbang. Dalam kesenian musik rebana terdapat beberapa alat musik yang dimainkan, diantaranya: bas satu, bas dua, bas tiga, kotekan, keprak, kentrung kecrek,darbuka. Penamaan alat musik tersebut menurut masyarakat berdasarkan bunyi yang dihasilkan oleh tiap-tiap alatnya.

Kesenian rebana merupakan seni musik yang dibawa oleh para Walisongo dalam menyebarkan ajaran agama Islam. Kesenian tersebut digunakan sebagai metode dalam berdakwah.

Konsep berdakwah dengan kesenian tersebut dapat menjadi contoh bagi mereka yang mensyiarkan ajaran agama Islam di jalan Allah. Di samping mencontoh tentunya untuk melestarikan tradisi tersebut yang mana sudah menjadi warisan dari para Walisongo.

Memainkan musik rebana bukan hanya sekedar bernyanyi dan menabuh gendang melainkan pula belajar mengaji,mengasah daya ingat dan konsentrasi setiap pemainnya.

Jika dilihat maka kesenian rebana memiliki banyak manfaat untuk kehidupan sehari- hari. salah satu penyebab musik rebana kurang diminati pada saat ini adalah maraknya penyebaran game online baik di medsos maupun antar sesama anak sehingga dengan semua kemudahan yang diberikan game online membuat anak- anak lebih cenderung gemar memainnkanya dari pada belajar ataupun mengenal kesenian rebana. Dampak dari Kecanduan Game Online adalah anak-anak susah di ajak untuk melaksanakan sholat berjamaah, banyak anak yang tidak bisa mengaji sehingga mereka tidak tahu cara membaca Al-Qur’an. Mereka lebih suka bermain game onlin dan medsos di gadget ketimbang bermain sambil belajar.”

Melalui kegiatan bermain dengan alat REBANA dapat bermanfaat bagi peserta didik di R A Darunnajah, hikmah tersebut :
1.Meningkatkan Kedisiplinan Peserta Didik
2.Melatih Kerja sama antar peserta didik
3.Melatih Sifat Toleransi pada anak.
4.Mengurangi Kecanduan peserta didik dari bahaya teknologi.

Jadi REBANA merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk mengembangkan kecerdasan musikal pada anak usia dini.
Barakallah.
Catatan Rina Erfiana mahasiswi FTK UINSA