BERAKHIRNYA PERKULIAHAN PPG KELOMPOK 2: PENUH TANGISAN TERHARU, TAPI SILATURAHIM TETAP TERJAGA

Sirabaya-,menaramadinah.com-Tempat, Tanggal – Setelah perjalanan panjang dan penuh perjuangan, perkuliahan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kelompok 2 akhirnya memasuki babak akhir. Suasana haru tercampur dengan rasa bangga saat para peserta melaksanakan Presentasi Hasil Analisis dan Rencana Tindak Lanjut.

Salah satu sorotan dari acara tersebut adalah ungkapan terima kasih dari Bapak Zakariya, pendamping yang luar biasa bagi mahasiswa PPG kelompok 2. Dalam kata-katanya, beliau menyampaikan betapa hebatnya perjalanan para mahasiswa dan bagaimana mereka telah berkembang sepanjang proses perkuliahan.

Bapak Zakariya, yang dikenal selalu memberikan dukungan dan panduan, berharap agar silaturahim yang telah terjalin selama perkuliahan tidak putus begitu saja. “Harapannya, meskipun perkuliahan telah berakhir, silaturahim tetap terjaga agar kekeluargaan yang terbentuk selama ini tetap terjaga,” ujar beliau dengan penuh harap.

Peserta PPG pun tidak luput memberikan kesan dan pengalaman mereka selama proses perkuliahan. Sunanto, salah satu peserta PPG, mengungkapkan kegembiraannya meskipun perjalanan masih panjang. “Harapan saya agar tetap fokus, karena perjuangan belum selesai. Ujian akhir PPG harus tuntas dan semua harus lulus 100%,” ujarnya dengan semangat.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya berada di kelas kelompok 2 PPG, di mana banyak pengalaman berharga didapat dari guru-guru luar biasa. Salah satu contohnya adalah Bu Marta, seorang guru yang tak kenal lelah meskipun mengajar di pedalaman desa yang jauh dari peradaban.

Peserta PPG angkatan 2 yang luar biasa juga mendapat pengakuan, di antaranya:

Patrisia Hoa Kelen
Krinsissia Niga Wati
Sopia Julita, A.Ma.Pd
Marta Alelang
Nesti Dongoran
Nilawati
Santi Parlina Asia Dongoran
Eti Mulyat

Semua peserta dipuji karena kegigihan dan semangatnya dalam menyelesaikan program PPG, termasuk di daerah-daerah terpencil.

Sambil meneteskan air mata haru, peserta PPG Kelompok 2 berjanji untuk tetap menjaga silaturahim dan semangat kekeluargaan yang sudah terbentuk.

Perjalanan akademis mereka mungkin telah berakhir, namun perjuangan untuk menjadi guru yang berkualitas dan mencerahkan pendidikan di daerah terpencil belum usai.

Sunanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *