Film Kampus Mendominasi Penyelenggaraan UNEFF 2022

Jember, 22 November 2022
Event UNEJ Film Festival (UNEFF) baru saja selesai dipergelarkan. Tepatnya hari Ahad, 20 November 2022. Selama tiga hari dari tanggal 18 November 2022, Kampus Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jember dimeriahkan oleh euphoria para sineas kampus yang merayakan program kompetisi atas 315 karya filmmaker dari seluruh Indonesia, baik film yang berasal dari kalangan komunitas, mahasiswa, dan pelajar. Ajang kompetisi bagi para sineas ini mengusung tema Cultifest dan menatah tagline #Ayo Dolan Jember.

Perayaan ajang festival sendiri dibuka secara resmi pada Jumat, 18 November 2022 oleh Dekan Fakultas ilmu Budaya, Universitas Jember Prof. Dr. Sukarno, M.Litt dengan ditemani oleh Koprodi Televisi dan Film M. Zamroni, S,Sn.,M.Sn. dan Ketua Panitia UNEFF Salman Al Farisi. Pada ajang UNEFF, akan diselenggarakan aneka agenda kegiatan bernuansa film. Ini termasuk di dalamnya: kompetisi film, seminar pentingnya pengetahuan manajemen festival film kampus, pelatihan teknik sinematografi, diskusi eksistensi televisi lokal di tengah dominasi televisi nasional, diskusi cara mendistribusikan film yang baik, pemutaran film, hingga pasar membangun kolaborasi.

Panji Wibowo salah satu juri UNEFF sekaligus narasumber acara master class kritikus film memberikan satu catatan bahwa penyelenggaraan UNEFF kali ini yang menarik adalah film kompetisi didominasi oleh film-film dari peserta campus base. Artinya, kampus-kampus yang memiliki program studi film menghasilkan karya-karya film yang kemudian dipertarungkan di event festival, kebanyakan film karya Tugas Akhir untuk menyelesaikan studi. Hal ini menunjukkan adanya keragaman-keragaman dari masing-masing kampus sejauhmana kurikulum mereka akan mampu mencetak sineas di level industri perfilman. Kebanyakan sineas di industri perfilman berlatarbelakang sineas kampus.

Lebih lanjut Panji Wibowo juga mengatakan bahwa hadirnya beberapa komunitas film dalam event festival ini membuka ruang-ruang kolaborasi untuk bersama-sama memproduksi film. Multikampus dalam produksi film menjadi keniscayaan dan penting untuk sharing knowledge maupun skill yang diperoleh di bangku kuliah masing-masing kampus atau perguruan tinggi.
Adanya master class juga memberikan ruang pengkayaan dari sisi practical base yang membantu penambahan skill serta pencapaian-pencapaian belajar para mahasiswa maupun peserta UNEFF, seperti Master Class tentang manajemen distribusi film, make up, kritikus film. Namun, yang justru paling penting adalah master class penyutradaraan. Sebab di ranah industri keberadaan sutradara menjadi sangat urgen sekali bagi peningkatan skill mahasiswa.

Catatan lain dari penyelengaraan event UNEFF adalah perkembangan film dokumenter dari para peserta. Seperti film dokumenter Kiamat Sampah. Bahwa cara bertutur ceritanya sangat tidak menggurui dengan menampilkan visual-visual dan menghindari gaya bercerita yang ekspositori. Menurut Panji, film dokumenter di UNEFF menghilangkan menampilkan statement-statement dari narasumber dan berganti dengan menampilkan adegan-adegan visual secara afektif karena tidak menggurui.

Puncak acara dan penganugerahan film terbaik pemenang kompetisi dan mention juri akan dilaksanakan berbarengan dengan puncak acara Dies Natalis Universitas Jember ke-58 pada tanggal 3 Desember 2022 bertempat di Auditorium Universitas Jember. Semoga event festival ini akan terselenggara setiap tahunnya. Dan, setap tahun berbarengan dengan Dies Natalis Universitas Jember para filmmaker seluruh Indonesia, khusunya sineas kampus merayakan kembali film kampus di UNEJ Film Festival. [is/bak]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *