Ramadan, Mahasiswa Demostrasi dan Kenaikan Harga BBM

Catatan Drs. Husnu Mufid, M.PdI Sejarawan Surabaya.

Aksi aksi demo yang dilakukan mahasiswa kini kembali muncul setelah lama fakum. Kekuatan besar mahasiswa kini mulai diperhitungkan pemerintah saat ini.

Hal tersebut memang diakui atau tidak. Gerakan mahasiswa tahun 2022 semakin meningkat aktivitasnya. Pemerintah tidak memiliki alasan yang kuat untuk menghalau.

Karena tuntutan mahasiswa mewakili sebagian besar rakyat Indonesia yaitu turunkan Harga BBM dan Minyak goreng. Fakta yang terjadi memang demikian. Sebab rakyat sudah kesulitan ekonomi. Tiba tiba harga Pertamax dan Minyak Goreng naik cukup tinggi untuk ukuran mereka.

Aksi aksi demonstrasi ini tepat di bulan Ramadan. Tidak jauh berbeda dengan  mahasiswa di era Orde Lama dan Orde Baru. Hasilnya pemerintah Orde Lama dan Orde Baru tumbang.

Momen bulan ramadan memang sengaja untuk melakukan aksi akasi demonstrasi. Sebagaimana pernah dilakukan mahasiswa di zaman Bung Karno dan Suharto.

Akankah mahasiswa BEM SI yang melakukan demonstrasi bisa menumbangkan Presiden Jokowi. Kita tunggu hasil akhir dari kebijakan pemerintah Era Reformasi.

Jika Presiden Jokowi tetap ingin jadi presiden hingga 2024, maka solusinya adalah turunkan Harga BBM dan Minyak Goreng. Ini yang ditunggu mahasiswa dan rakyat. Sedangkan untuk jabatan 3 periode Presiden Jokowi sudah menyatakan tidak akan memperpanjang lagi.

Ingat Jasmerah artinya Jangan Melupakan Sejarah. Jika melupakan akan lengser. Tapi jika tidak melupakan akan tetap berjaya.