Tragedi Palestina, KKB Papua dan Poso

Oleh : Gus Muh.

*_A. Asumsi dan Persepsi_*
Warga2 NKRI hiruk-pikuk & kontroversial soal kebiadaban Israel di Palestina, yang dikaitkan dengan kasus teror Poso & teror KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) Papua.

Soal Palestina, kita “dihebohkan” dengan sinyalemen atau *persepsi* Jend. (Purn.) AM Hendropriyono, mantan Kepala BIN, di mana, beliau *ber-asumsi,* bahwa : *”Warga NKRI agar tak usah ikut campur urusan Palestina-Israel !. Urus saja diri kita masing2. Urusan kita di dalam negeri juga belum pada kelar, kok sibuk urusan Palestina-Israel !”.*

Sinyalemen beliau adalah *asumsi.* Asumsi adalah *persepsi yang merupakan buah dari hasil “pemikiran atau perenungan atau penghayatan” atas sesuatu hal.* Jadi : *Asumsi atau persepsi bisa berjumlah ribuan, jutaan, miliaran, bahkan triliunan !.*

Karenanya, kita, sebagai manusia, yang diberi *otak, akal, jiwa & nurani,* wajib mandiri dalam kita *ber-asumsi atau ber-persepsi.* Kita tak *rubuh-rubuh gedang (mudah ikut-ikutan ke asumsi/persepsi banyak orang yang berseliweran).* Kita, jadinya *tak punya asumsi/persepsi yang mandiri, yang merupakan hasil pemikiran, renungan dan penghayatan kita sendiri !.* Kita sangat suka meng-ekor pendapat, asumsi, persepsi orang2 lain (yang kadang2 salah/khilaf ) ?. Kita bingung sendiri : Kata si jenderal X, begitu. Kata si menteri Y, begini. Kata si kyai Z, begono dan kata si tokoh besar/jawara top itu, begono-begini !.

*_B. Hakekat Kebenaran-Kebenaran & Kebenaran Mutlak_*
Persepsi, asumsi dan pendapat diri adalah *belenggu diri,* walaupun, itu adalah buah dari pemikiran, perenungan & penghayatan diri. Sebab, *”nafsu diri” terlibat dalam upaya perenungan/penghayatan tsb.* Walaupun juga, asumsi/persepsi tsb adalah sebuah *kebenaran. Kebenaran2 bersifat “nisbi dan semu, dan tak- mutlak-benar !”.*

Kebenaran2 yang nisbi dan semu tsb, bersifat Tak Mutlak. Sebab, *Kebenaran Mutlak hanya ada di Tuhan.* Apa yang disampai2kan Tuhan atau Allah, melalui kitab2 suci-Nya adalah *Kebenaran Mutlak atau Mutlak Benar.*

Bahwa *Kebenaran Mutlak hanya ada satu, sedangkan kebenaran-kebenaran tak terhitung jumlahnya.* Asumsi/persepsi kita tentang Palestina, teror Poso dan teror KKB Papua adalah *kebenaran-kebenaran (yang nisbi alias bukan “niscaya”).* Namun, Tuhan sangat bolehkan kita ber-persepsi dan ber-asumsi apa saja !.

*_C. Sikap Kita Dengan Tragedi Palestina, Teror Poso & Teror KKB Papua_*
Sikap kita dengan tragedi Palestina, sebaiknya, *kita dayagunakan maksimal NURANI kita !.* Silahkan, kita bertanya pada “sang diri nurani terdalam” kita, tanpa kita libatkan *apa agama, suku, golongan, aliran atau status kita ?.* Kita *JANGAN meng-ekor asumsi/persepsi jenderal X, menteri Y, kyai Z, jawara Q dan asumsi/persepsi siapapun.*

Sikap kita pada kasus teror Poso : kita juga *harus jelas dan tegas !.* Warga Poso yang terbiadabi oleh aksi teror tsb, adalah warga NKRI, yang kita harus *maksimal ber-empati, bersimpati, membantu & suarakan keadilan optimal atas kasus teror Poso tsb.* Kita TAK BOLEH diam !.

Sikap kita pada teror KKB Papua-pun, *kita wajib “bersuara selantang2nya” mengutuk teror2 keji KKB Papua di Papua !. Kita jangan asosial sebagai warga NKRI, yang hanya diam dan diam atas teror di Papua tsb.*

Penutup alias kalam akhir : *Mari kita ber-asumsi dan atau ber-persepsi dengan NURANI TERDALAM KITA SENDIRI, jangan meng-ekor asumsi/persepsi berbagai orang atau pihak lain. Kita hanya sangat mahir main copas, tak mahir paparkan asumsi/persepsi kita (yang hasil renungan/penghayatan nurani kita sendiri).*

Dan, mari kita *BERHENTI meng-ekor siapapun & apapun. Jadilah diri-sendiri-sejati kita, yang selalu gunakan NURANI TERDALAM kita.*
*_Wallaahu A’lam._*
==================
In syaa Allah, saya sedang menulis, dengan judul :
*● NEGARA2 MAYORITAS ISLAM TAPI TAK BERANI “PERANG” LAWAN ISRAEL ADALAH NEGARA2 “BANCI” !.*

*● KOK BISA “HARAM” : MASUK GEREJA, MUSIK & PASANG FOTO/LUKISAN ?.*

*● ALLAH SWT & INDONESIA DI MANA, KOK “DIAMKAN” TRAGEDI PALESTINA KINI ?.*

In syaa Allah, akan saya share, nanti, mohon di-viral-kan, utk kita bisa berikan setitik manfaat bagi sesama, aamiin.
==================
*_Gus Muh atau Gus Muhammad atau Drs. H. Muh. Basis, MBA, M.Ri : Pendiri Padepokan Bhakti Nusantara (PBN), tahun 1995 + Pendiri Majelis Cinta Allah & Nabi Muhammad (MAJTANIM) + Penasehat Majelis Zikir SYECH QUTHUB + Pendiri Lembaga Pelatihan Bela Diri (LPBD) SINGA MATARAM + Pendiri Lembaga Pengijazahan Ilmu Hikmah (LPIH) Bhakti Nusantara + Peruqyah Internasional + Penulis._*
===================
*C.P PADEPOKAN/MAJELIS : 0838 4040 7500 (MOHON, UNTUK TATA KRAMA/ADAB, JIKA AKAN MASUKKAN NOMOR INI KE GRUP WA, AGAR “PAMIT” DULU, JANGAN ASAL MENG-INVITE ?).*