Kekuatan Doa Ibu & Doa Santriiwati untuk ibundanya.

Oleh : yahya aziz


18 /10/2020, awal ujian di bumi Kanada Gontor, Alhamdulillah 2 anak kami menelpon ibunya mohon doa agar diberi kekuatan lahir batin menghadapi perang di ujian lisan dan tulis.
Yang di Gontor 4 Banyuwangi sebagai penguji, yang di Lirboyo diuji oleh para asatidzah. Insha Allah ujiannya tgl 20,23 dan 28 oktober.
Ya nak, ibu selalu mendoakan mu. Yang penting belajar sungguh2, dan jangan lupa selalu berdoa setiap habis shalat dan mau belajar. Semoga Allah selalu memberi kemudahan menghafal dan memahami pelajaran padamu…. demikian motivasi istri kepada ananda sambil meneteskan airmata.
Selang 15 menit, anak kami yang di Lirboyo juga menelpon ibunya. Mohon doa untuk ujian ujian berikutnya, hampir 1/2 jam anak kami bercerita tentang temannya putri Aulia yang ibunya meninggal 2 minggu yang lalu. Tanpa terasa istri kami juga meneteskan airmata.
Putri Aulia, santriwati Lirboyo mendapat ujian berat, umurnya baru 13 tahun. Ayah ibunya penjual soto, ayahnya kena stroke dan ibunya meninggal kena gagal ginjal.
Di tengah tengah ujian hafalan, inilah putri Aulia diuji oleh Allah, hampir setiap hari dia menangis ingat ayahnya yang sakit dan ibunya yang meninggal.
Hampir semua ustadzah selalu mendampingi nya, dan teman2 sekamar selalu menghiburnya.
Sudahlah nak putri Aulia jangan sedih, almarhumah ibumu tersenyum di alam kubur nya… begitu kata ustadzah menghiburnya. Wahai ustadzah, hiks,…. hiks… hiks putri Aulia menjawab :
Aku rindu ibuku akan senyumnya memelukku.
Aku rindu ibuku akan kebaikannya setiap bulan menjenguk ku…. hiks… hiks… hiks
Aku rindu ibuku menyayangiku penuh kasih sayang mulai lahir sampai besar……
Aku sedih ayahku sakit stroke…… siapa nanti yang membiayaiku……
Aku sedih belum membahagiakan almarhumah ibuku….. Ibu….. Ibu….. Ibu……. Maafkan lah anakmu yang belum membahagiakan mu.
Setiap habis salat lima waktu selalu berdoa :
Wahai Allah ampunilah dosa dosa ibuku…..
Wahai Allah terimalah amal baik ibuku…..
Wahai Allah angkatlah penyakit ayahku, sembuhkan lah penyakitnya sebagaimana Engkau menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub as…..
Wahai Allah jadikanlah alam kubur ibu kami Taman surga, jangan Kau jadikan alam kuburnya api neraka
Wahai Allah berilah kekuatan lahir batin kami menghadapi ujian di Lirboyo ini…..
Masalah ini besar menurut kami, tapi kecil menurut -Mu…….
Wahai Allah, ampunilah dosa dosa kami….
Semua ustadzah dan teman teman sekamar memeluknya dan meneteskan airmata……..
Putri Aulia memberi pelajaran kepada kita tentang sabar…..
Sabar, bukan terletak pada orang orang yang hafal ayat ayat sabar, bukan pula orang yang tahu tentang hadits hadits kesabaran.
Tapi, sabar itu terletak pada orang orang yang berhasil menempuh ujian kehidupan nyata dengan ikhlas dan mengharap ridlo-Nya.
Semoga semua wali santri Gontor dan Lirboyo sehat, banyak rizqi…..
Penulis Wali santri Gontor & Lirboyo, penulis tetap menara Madinah com