Ada Apa dengan Na Tuna

Oleh:  Machmud Suhermono

Kata salah seorang kawan, sangat wajar, bila Natuna jadi rebutan. Sebab, selain kekayaan alam berupa minyak dan gas yang cukup fantastis kandungannya, juga ikan lautnya yang sangat melimpah. Bahkan, lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan bangsa ini ke depan.

Natuna memiliki Blok Natuna D-Alpha, yang diperkirakan mempunyai 500 juta barel minyak dan gas. Dengan total potensi gasnya sekitar 222 triliun kaki kubik. Potensi ini merupakan cadangan yang terbesar di Asia dan tidak akan habis dieksplorasi hingga 30 tahun ke depan.

Kabupaten seluas 264.198,37 kilometer persegi ini, terdiri dari 12 kecamatan dan luas lautnya mencapai 99 persen. Potensi sumber daya ikan laut Natuna sebesar 504.212,85 ton per tahun atau sekitar 50 persen dari potensi Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia di Laut Natuna.

Jenis ikannya terdiri dari ikan tuna, ikan pedang, marlin, cakalang, tenggiri, dan yang kecil adalah selar, teri, kembung, tongkol, dan lainnya. Selain itu beberapa jenis ikan di Natuna yang potensial untuk dikembangkan adalah ikan jenis kerapu, tongkol krai, teri, tenggiri, ekor kuning, selar, kembung, udang putih, udang windu, kepiting, rajungan, cumi-cumi, dan sotong. Daerah penangkapan ikan di Natuna berada di sekitar Pulau Bunguran, Natuna Besar, Pesisir Pulau Natuna, Midai, Pulau Serasan dan Tambelan.

Selain Cina, Malaysia juga pernah menginginkan Natuna sebagai bagian dari wilayahnya. Ayo sampeyan gak kepingin pisan tah?

He he he.. Yok opo dulur