Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa

Pasuruan – menaramadinah.com: Muhammad Amin (26) (3/1/2020) pemuda asal Desa Gejugjati, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, babak belur dihajar massa. Pasalnya pemuda tersebut berhasil ditangkap usai mencuri motor.

“Pelaku curanmor dan sempat babak belur dimassa, langsung kami amankan dan membawanya ke rumah sakit untuk berobat. Dua orang rekannya masih buron,” terang Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Menurut Kapolsek, Amin mencuri motor Honda Supra bernopol W 6875 NG milik Agung Dwi Santoso (42) warga Dusun Panderejo, Desa Legok, Kecamatan Gempol. Posisi motor saat itu parkir di teras rumah korban dengan posisi setir dikunci.

Sekitar pukul 03.00, korban terbangun dari tidurnya dan melihat ke teras rumah, ternyata motor miliknya sudah hilang. Usai mendapati motornya hilang, korban bersama rekannya mendapat info motornya dibawa pelaku di Sidoarjo. Motor itu tengah parkir di sebuah warung di tepi jalan.

“Usai mendapat info, korban langsung meluncur ke Sidoarjo sekaligus berhasil membawa pelakunya ke Legok. Sesampainya di Legok, dihajar massa. Kemudian kami datang dan mengamankannya,” jelas Kapolsek.

Selain menangkap pelakunya, petugas polsek setempat juga mengamankan barang bukti motor Honda Supra W 6875 NG. “Dalam kasus ini, pelakunya kami jerat dengan pasal 363 KUHP dan ancaman maksimalnya tujuh tahun penjara,” katanya.

Amin saat ditemui di Mapolsek Gempol mengakui perbuatannya. Menurutnya, ia beraksi tak sendirian. “Kami datang ke TKP bertiga, boncengan naik motor Honda Vario. Lalu, motornya saya curi, kemudian saya membawanya ke Sidoarjo. Ternyata terlacak pemilik motor beserta temannya dan akhirnya tertangkap,” aku Amin.

Amin sendiri tercatat sebagai residivis. Ia pernah dua kali dipenjara karena kasus begal dan pencurian HP di Probolinggo. “Tiap harinya, saya kerja serabutan dan mengamen,” akunya. (aza)