Dr. I Shri Gusti Arya Wedakarna MWS iII Tanggapi Pemecatan Dirut Garuda Indonesia

Semeton Bali, banyak yg meminta tiang untuk berpendapat ttg kasus yg melanda semeton kita I Gusti Ngurah Ari Askhara “AA” ( Dirut Garuda Indonesia ) yg tersandung masalah cargo ilegal. BEGINI YA,selama beberapa hari tiang coba menahan diri dan tentu belajar untuk “mulat sarira”, bahwa musibah yg dialami oleh AA adalah bagian dari karmawesana beliau.Sebagai wakil rakyat tentu tiang tdk bisa mengintervensi ranah eksekutif dlm hal ini pemerintah dgn BUMNnya. Kita prihatin ? JELAS ! apalagi yg kena musibah adalah sesama semeton Bali, dan disini rasa “kebalian” kita diuji termasuk mengelola konflik bathin jika ditanya apa sikap kita.Ini yang akan menunjukkan kualitas kita sebagai wangsa bermartabat atau sebaliknya.Aksi pemecatan AA adalah aksi korporasi, hal normal saat ada pelanggaran dari pejabat perusahaan publik dan biarkan itu berjalan apa adanya.Kita hormati ! Tapi ada satu yg perlu diperhatikan yakni publikasi kasus ini,sy kira terlalu “over-expose”. Padahal jujur saja,saat ini gerakan bersih bersih BUMN tdk hanya dilakukan di Garuda Indonesia, tp juga disejumlah BUMN. Contohnya kasus dugaan korupsi 300 M di BTN misalnya (jelas nilai cukai harley ga seberapa dibanding kasus BTN) atau kasus korupsi pembelian pesawat Garuda sebelumnya. Kita simak data dr Menteri BUMN saat raker dgn DPR lalu membuka data mana BUMN sehat dan tidak, banyak yg bermasalah. Dan kini terlepas dr sosok AA yg warga minoritas dinegeri ini,saya pikir kasus AA ini adalah momentum dan pelajaran bagi orang Bali untuk bersatu padu dalam pandangan. AA diduga salah, dan ia wajib kesatria bertanggung jawab akan masalah ini. Dalam hukum,ia juga berhak membela diri, dan kesempatan itu (harus) ada dan kita tunggu hasilnya. JADI sementara itu, kita semeton Bali tdk usah terlalu berkomentar negatif dan tetap jaga sesana, kembalikan sj ke prinsip karma phala. Lagian masalah AA ini bisa terjadi pada siapapun, termasuk mereka para penguasa saat ini yg hanya mendapat amanat sementara. Ngiring, tunjukkan kualitas orang Bali, jangan menjudge siapapun dgn pikiran tdk baik,jangan share berita buruk ttg semeton kita PLUS sudahi percakapan yg menunjukkan sifat jele iri ati. Sisanya doakan saja mangde AA polih pemargi dan nama baik Bali bisa dikembalikan oleh putra putra Bali yg hebat hebat. Ngiring MULAT SARIRA 🙏 Merdeka !

Husnu Mufid

Jurnalis Citizen