Pelantikan Presiden Lancar, Aliansi Cinta Damai Jember Gelar Tasyakuran Dan Doa Bersama.

Jember- menaramadinah.com- Paska pelantikan Presiden lancar, tepatnya Minggu malam 20/10/19, aliansi cinta damai Kabupaten Jember menggelar tasyakuran dan doa bersama di aula kantor Golkar di Sumber Sari.

Tasyakuran dan doa itu digelar bertujuan untuk bersyukur kepada Allah yang maha kuasa. Selain itu juga untuk tetap kokoh dalam persatuan dan kesatuan. Bahkan dalam segala situasi apa pun.

Dalam acara tasyakuran dan doa bersama tersebut tampak hadir kordinator Sapta Raharyanto, Ria Sukariadi, Erfan Junaidi perwakilan dari Golkar, perwakilan flassmob, tokoh masyarakat , perwakilan organisasi dan undangan yang tak bisa disebutkan nama satu persatu.

Kordinator aliansi cinta damai Jember, Sapta Raharyanto mengatakan, kami sebagai kordinator aliansi cinta damai Kabupaten Jember menggagas tasyakuran dan doa bersama, karena kita merasa bersyukur kepada Allah yang maha kuasa, dalam pelantikan presiden Ir, Joko Widodo- KH. Ma’ Ruf Amin berjalan lancar dan aman.

” Dimana kita telah berjuang selama satu tahun yang lalu juga menjadi bagian dari tim pemenangan Jokowi- Ma’ Ruf Amin, dan Alhamdulillah di Jember hingga unggul 65 persen untuk Jokowi- Ma’ Ruf Amin ini yang pertama.” Tandas Sapta yang juga tim Kampanye Nasional ini.

Lebih jauh Sapta menerangkan, untuk yang kedua, kami berdoa untuk NKRI ini agar tetap berdiri kokoh, jaya dan tetap utuh tidak goyang dengan rongrongan dari dalam maupun luar. Bahkan termasuk adu domba, kaum sparatis yang ingin memecah persatuan dan kesatuan Bangsa.

” Jadi yang kami harapkan Presiden terpilih membuat aturan aturan Hukum yang baru agar NKRI ini tetap jaya dan kuat, selain itu juga tetap berpedoman pada ideologi Pancasila agar tak mudah di permainkan oleh golongan sparatis, intoleran dan pemecah bela persatuan dan kesatuan.” Tambah Sapta .

Dia menambahkan, kami sebagai bagian dari tim pemenangan Presiden dan Wakil terpilih yang ada di Jember maka sepatutnya kami menghimbau agar Presiden terpilih harus tegas dalam mengambil langka persoalan yang seharusnya tak terjadi keinginan untuk memecah bela bangsa.

” Kami menghimbau agar Presiden dan Wakil terpilih harus tegas dalam persoalan yang akhir – akhir ini banyak akan terjadi disintegrasi di beberapa daerah, kalau persoalan serius ini tak segera ditangani maka dikuatirkan akan menjadi ibarat api dalam sekam.” Pungkas Sapta Raharyanto.( Hrl/Bas)