
Sirabaya-,Pada tanggal 7 Agustus 1979 (13 Ramadhan 1399 H), Ruhollah Khomeini menyampaikan seruan bersejarah kepada seluruh umat Islam dunia untuk menjadikan Jumat terakhir bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia (Yaumul Quds). Seruan ini dimaksudkan agar umat Islam tidak pernah melupakan penderitaan rakyat Palestina serta terus berdiri melawan penindasan yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap tanah suci Jerusalem.
Hari Quds bukan sekadar peringatan, tetapi hari kebangkitan nurani umat, hari di mana suara kaum tertindas harus menggema di seluruh penjuru dunia. Ini adalah momentum bagi umat Islam dan seluruh manusia yang mencintai keadilan untuk menunjukkan solidaritas kepada rakyat Palestine serta seluruh kaum mustad’afin yang tertindas oleh kekuatan arogan barat amerika dan israel.
Seruan untuk Aksi Damai
Dengan semangat Yaumul Quds, kami menyerukan kepada seluruh masyarakat, aktivis kemanusiaan, tokoh agama, pemuda, dan semua pecinta keadilan:
Mari turun ke jalan dalam aksi suci untuk menyuarakan pembelaan dan kemenangan palestina pada Jumat terakhir bulan Ramadhan.
Kita hadir ngagorowok (menyuarakan) kehancuran amerika dan israel, supaya manusia sedunia tahu bahwa dunia ini tidak akan nyaman selama zionis masih exsis menindas kaum yang lemah, dan ini akan menyadarkan solidaritas kemanusiaan.
Aksi ini bertujuan untuk:
1. Menyuarakan pembebasan Palestina dan menolak penjajahan atas tanah suci Palestina.
2. Membela kaum mustad’afin, mereka yang tertindas, terusir, dan kehilangan hak hidupnya.
3. Menjaga isu Palestina tetap hidup dalam kesadaran umat manusia.
4. Membangun persatuan umat dan solidaritas global melawan segala bentuk penindasan.
Pesan Moral Yaumul Quds
Yaumul Quds mengingatkan kita bahwa diam terhadap kezaliman adalah bentuk pengkhianatan terhadap kemanusiaan. Ketika rakyat Palestine tertindas, ketika anak-anak kehilangan rumah dan masa depan, maka setiap insan merdeka memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara.
Maka Jumat terakhir Ramadhan adalah hari umat bangkit, hari ketika suara keadilan menggema di jalan-jalan dunia.
*Seruan…*
Mari jadikan Yaumul Quds sebagai hari persatuan, keberanian, dan solidaritas kemanusiaan.
Turunlah ke jalan dengan aksi yang penuh semangat untuk meneriakan keadilan, dan tekad untuk membela kaum mustad’afin.
Palestina bukan hanya isu sebuah bangsa, tetapi isu kemanusiaan.
Al-Quds bukan hanya milik satu kaum, tetapi amanah bagi seluruh umat islam sedunia.
Hidup Palestina.
Merdeka Palestina.
Jayalah Palestina.
✊✊✊
