Positif dan Negatif

By : Jamaludin

Era 80 – 90 (sebelum 80 tidak saya hitung karena masih balita) sekolah menjadi tempat pembenar sejarah yang (belum tentu) benar. Pendidikan diskenario untuk menjadi garda terdepan pembela pemerintah yang (katanya) berpihak pada rakyat. Benar tidaknya hanya Tuhan yang tahu.

Istilah “guru adalah pahlawan tanpa tanda *jasa*” sangatlah tepat, tapi lebih tepat istilah sekarang yang belaku kala itu “guru adalah pahlawan tanpa tanda *kehidupan*”. Wartawan lebih dikenal sebagai *kuli tinta* sebenarnya lebih tepat label itu untuk guru. Bahkan bukan hanya kuli tinta, tetapi *kuli kertas, kuli kapur dan kuli lainnya*. Mengapa demikian? Karena mereka mengajar sedemikian, bayarannya setara kuli. Perbedaan kuli dan guru
hanyalah sepatu dan seragam safari.

Walau demikian, pengabdian guru (kala itu) luar biasa dan patut mendapat apresiasi plus angkat topi dari para guru hari ini. Dengan gaji sedemikian beliau2 mampu mencetak generasi hari ini yang memiliki profesi sama dengan beliau2 (kita baca yang baik2 saja, karena yang tidak baik memang mungkin sudah dari sononya).

Guru hari ini digaji dengan jumlah yang jauh lebih besar dari guru jaman dulu (khusus yang ASN. Yang non-ASN tidak saya baca karena sebagian besar dari mereka mendapat gaji kurang lebih sama dengan guru jaman dulu).

Guru jaman dulu fokus mengajar meskipun sedang mengidap penyakit TBC dan kurang gizi (sesak nafas karena mikir murid, kurang gizi karena gaji tak cukup). Hasilnya, murid juga fokus belajar, setia mendengarkan guru menjelaskan atau sekedar bercerita “Kancil nyolong timun” (tidak salah kalau hari ini *ADA* kancil2 itu lihai nyolong alias korupsi, meskipun tidak semua jadi kancil).
Hari ini, guru jaman now (profilnya banyak opsi dg menjawab pertanyaan2 berikut):
1 Apakah benar guru fokus mengajar atau sibuk ngurus administrasi yang bertumpuk?
2 Apakah benar guru fokus memikirkan muridnya atau terlalu sibuk dg urusannya sendiri?
3 Apakah benar dia mengajar karena ingin mencerdaskan bangsa atau dia mengajar karena pendapatan yang (sedikit) menggiurkan ?
4 Apakah benar di kelas guru mengajar murid atau dia sibuk tat tit tut?
(dan banyak lagi yang lainnya)

Jadi cobalah kita bercermin (bagi kita yang berprofesi guru) pada diri sendiri. Jika siswa berperilaku sedikit oleng, jangan2 gurunya ngajarnya juga oleng.
Dan …..
BERSAMBUNG
(Entah kapan bisa disambung lagi)
😌😌😌😔😔😔