Sayyid Diar Mandala: Pembela Aqidah dan Sejarah Islam

[Menara Madinah, Pandeglang-Banten]

Diar Mandala adalah seorang tokoh yang dikenal karena perjuangannya dalam membela aqidah dan sejarah Islam. Beliau adalah Pembina PWI-LS Pandeglang (Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah), sebuah organisasi keagamaan yang didirikan pada tahun 2023 di Cirebon.

Latar Belakang Diar Mandala

Diar Mandala lahir dan dibesarkan di lingkungan yang religius. Beliau adalah keturunan dari Klan Mandala, yang leluhurnya sekitar tahun 1400 M berasal dari daerah Mandalay, perbatasan Bangladesh dan Burma (Myanmar). Sayyid Diar menuntut ilmu di Jakarta dan bekerja diberbagai perusahaan di luar negeri termasuk di Timur Tengah, dan pernah mengajar di beberapa perguruan tinggi di Jakarta. Diar Mandala asli dari kampung Kadupinang, Pandeglang – Banten, dan memiliki komitmen kuat dalam membela aqidah dan sejarah Islam.

Pandangan Diar Mandala tentang Penyebaran Khurofat

Diar Mandala sangat menyayangkan penyebaran khurofat yang semakin marak di masyarakat. Khurofat adalah suatu bentuk penyelewengan ajaran agama yang dapat membahayakan aqidah dan mengancam kesucian ajaran Islam. Dalam pandangannya, Diar menekankan bahwa penyebaran khurofat harus segera diluruskan dan dicegah agar tidak terus menerus mempengaruhi generasi muda.

Khurofat dan Pembelokan Sejarah

Khurofat dan pembelokan sejarah adalah ancaman serius bagi umat Islam. Khurofat adalah suatu bentuk penyelewengan ajaran agama yang dapat membahayakan aqidah dan mengancam kesucian ajaran Islam. Oleh karena itu, kita harus waspada dan berhati-hati terhadap penyebaran khurofat dan pembelokan sejarah, tegasnya.

Contoh Khurofat dan Pembelokan Sejarah

Khurofat:
– Api neraka bisa dimatikan dengan jari kelingking, bila tidak malu pada Allah.
– Ke Sidratul Muntaha 70 X dlm sehari.
– Kiamat ada panityanya yaitu turunan Rasulullah.
– Bisa menurunkan Rantai emas.
– Bisa mengusir malaikat.

Pembelokan Sejarah:
– Pangeran Diponegoro dan Imam Bonjol adalah turunan baalwi.
– Walisongo adalah baalwi.
– Bila tidak ada baalwi umat islam di Indonesia masih menyembah batu, dan pohon.

Edukasi Masyarakat

Untuk meningkatkan edukasi masyarakat, kita dapat melakukan beberapa hal, seperti:

1. Mengadakan seminar dan diskusi tentang sejarah dan khurofat.
2. Membuat konten edukatif yang menarik dan mudah dipahami.
3. Mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan dan sosial.
4. Mengembangkan program-program edukasi yang berfokus pada pengembangan karakter dan moral.

Ajakan kepada Ulama, Kyai, Ustadz, dan Tokoh Masyarakat

Kami mengajak kepada para Ulama, Kyai, Ustadz, dan tokoh masyarakat untuk meluruskan ajaran yang telah menyimpang dan tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Hadist. Jangan diam apalagi mendukung khurofat, karena hal ini dapat membahayakan aqidah dan mengancam kesucian ajaran Islam.

Kesimpulan

Sayyid Diar Mandala adalah seorang tokoh yang berdedikasi dalam membela aqidah dan sejarah Islam. Beliau memiliki peran penting dalam PWI-LS dan terus berjuang untuk meluruskan sejarah dan aqidah Islam yang benar. Imam besar kita saat ini adalah Presiden Republik Indonesia, yaitu Prabowo Subianto. Mari kita dukung dan berdoa untuk kemajuan bangsa dan negara.

Semoga tulisan ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua.

#sdiarm 🇮🇩