
Surabaya-menaramadinah.com-Kejadian tak diinginkan yang menyebabkan seseorang mengalami luka baik karena benda tajam, luka bakar, kecelakaan maupun luka pascaoperasi masih sangat sering terjadi di masyarakat. Banyak orang belum memahami cara memberikan pertolongan pertama yang benar sehingga tidak jarang luka dibiarkan hingga menimbulkan infeksi dan baru diperiksakan kepada tenaga kesehatan. Melihat kondisi tersebut mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya FK UWKS menyelenggarakan webinar edukasi untuk masyarakat bertajuk Pintar Luka yang memuat panduan inovatif dan taktis perawatan luka dalam kehidupan sehari hari.
Webinar ini disiarkan secara langsung melalui Zoom YouTube dan Instagram FK UWKS pada Jumat 5 Desember 2025 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini ditujukan bagi masyarakat umum sebagai sarana edukasi mengenai langkah awal yang dapat dilakukan di rumah ketika menghadapi luka bakar luka akibat benda tajam luka karena kecelakaan luka pascaoperasi serta berbagai bentuk luka lainnya. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan keluarga ketika menghadapi situasi darurat yang dapat terjadi kapan saja.
Kegiatan ini diketuai oleh Muhammad Farhan Setyoriyono mahasiswa FK UWKS semester tujuh dengan dukungan seluruh mahasiswa satu angkatan. Program ini berada di bawah pembinaan Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat FK UWKS melalui mata kuliah Public Health Oriented Program PHOP tujuh sebagai wujud implementasi visi dan misi fakultas dalam memperkuat kesehatan komunitas. Program ini juga sejalan dengan inisiatif Kemendikti mengenai kampus yang berdampak bagi masyarakat.
Webinar menghadirkan narasumber dr. Handy Arief, Sp.B., FINASIM., FICS. yang merupakan dokter spesialis bedah sekaligus dosen senior FK UWKS. Beliau memberikan penjelasan komprehensif mengenai prinsip dasar penanganan luka yang aman mulai dari pengenalan jenis luka kesalahan penanganan yang sering dilakukan masyarakat tanda tanda infeksi hingga langkah praktis pertolongan pertama sebelum pasien mendapatkan perawatan medis lanjutan. Materi dipandu oleh Nur Khamidah, S.KM., M.PH. yang berperan sebagai moderator dan memastikan seluruh informasi dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Kegiatan Pintar Luka bukan menjadi kegiatan pertama yang diselenggarakan FK UWKS. Sebelumnya beberapa webinar edukasi kesehatan juga telah dilakukan dan tayang ulangnya dapat diakses melalui kanal YouTube FK UWKS. Melalui kolaborasi berbagai bidang dan pemanfaatan media digital kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat terutama mereka yang belum memahami ilmu medis namun membutuhkan pengetahuan dasar mengenai perawatan luka.
FK UWKS berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen fakultas dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Dengan memanfaatkan sumber daya dosen mahasiswa dan fasilitas pembelajaran kegiatan edukasi seperti ini menjadi bagian penting dari kontribusi nyata FK UWKS dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional. (SDS).
