Menggali Makna Banjir

 

anto narasoma

menggali makna banjir,
aceh seperti tabung besar yang menampung air mata, pikiran, dan bercak-bercak tsunami dalam sujud terakhir

ketika takbir ikhram
sedalam perjalanan salatku membesarkan Allahu Allah : banjir hanya melintasi sejarah di antara alfatihah yang sejajar ke pada-Nya

lalu,
aku menggali unsur air
dari basah dan mengalir ke pipiku, segala ungkapan di atas kepala
membesarkan partikel kehidupan yang tercatat ke dalam kitab suciku

unsur basah yang meleleh setelah menggali-gali kehadiran air-Mu, segalanya terjun dari keserakahan yang bermukim di puncak-puncak kebohongan

alam tak pernah mengkhianati pepohonan. dari potongan-potongan kayu
yang Kau lempar ke celah perkampungan,
menyimpan para koruptor yang melahap ratusan ribu hektare kayu di hutan itu

lihatlah,
dari gigi-gerigi yang memanjang setelah potongan kayu itu berjajar sehutan lindung, air bah pun tumbang menghantam wajah negeriku yang compang-camping

Palembang
30 November 2025