
Penguasa Kadipaten Sedayu / Siddhayu (Ketika Kedatonnya masih di Sedayu lawas) berdasarkan Reportase Langsung Para Pengelana Eropa:
1) Pangeran Yusuf Siddhiq Putra Ali Murtadlo (1475), Sumber Suluk Malang Sungsang Pro. Agus Sunyoto
2) Pangeran Muhammad Yusuf putra Yusuf Siddhiq putra Ali Murtadlo, Era Pate Unus dalam Suluk Malang Sungsang Prof. Agus Sunyoto
3) Pate Amiza dan Pate Bagus Tahun 1513 (Reportse Langsung Tome Pires Tahun 1512 – 1515 dalam Buku Summa Oriental)
4) Patih Unrug (1513), Berita dari The History of Java ThomasStamford Raffles
5) Patti Sodayo Tahun 1546 (Reportase langsung Mendes Pinto)
6) Bupati Sedayu (1568 – 1588), Sumber Babad Tanah Djawi
7) Raja LELLA Tahun (1588 – 1610) pada tahun 1596 (Adipati, Bupati ini mengusir Armada de Houtman dari Pelabuhan Sedayu berdasarkan Catatan Langsung oleh William Lodewickz dalam Jurnal harian Armada Cornellis de Houtman) Jurnal Harian Tahun 1598 berbahasa Latin, dan 1608 Berbahasa Prancis.
Masa Di bawa Kuasa Surabaya 1600 – 1625
8. MARTANEGARA (1610-1615) = 5 tahun Sejarah Lamongan dari Masa ke Masa hal 11 (H.J. . De Graaf Van Panembahan Senopati)
9) Bupati Sedayu ? (1615 – 1625 ) =10 Tahun
Masa Kesultanan Mataram 1625 -1743
10) Ngabehi WANGSARAJA (1646 – 1659) = 13 tahun tokoh ini dari Semarang dilantik Amangkurat I
11) RANGGA SEDAYU (1639 – 1676) = 17 tahun. Terlibat Pertempuran Pamungkas Godog. Ksatria Mataram di Eranya. Masa Raja Amangkurat I
12) RANGGA WIRAJAYA (Sido Ngayah / Surowikromo (1678 – 1706) = 28 tahun masa Raja Amangkurat II (Babad tanah Djawi versi Prosa juga muncul nama Ngabehi WIRAJAYA sebagai penguasa Sedayu. (Versi Prosa dikupas oleh Jan Lauren Andriens (J.L.A) Brandes)
13) Tumenggung TIRTAWIJAYA I ( 1706 – 1717 M) = 11 tahun Diangkat Pakubuwono I (G.J. Scutle), di Makamkan di Brebes
14) Tumenggung TIRTAWIJAYA II (1717-1737 M) = 20 tahun Diangkat Amangkurat IV dan di Pecat Pakuwono II
KADIPATEN SEDAYU PINDAH di SEDAYU KUTO (DOLLEN)
Sumber EKO JARWANTO, SIDAJOE. 2020
1) R.T.A. Suroadiningrat I / Tumenggung Surodiningrat / KROMOWIJOYO (1737–1745 M) di Lantik oleh Pakubuwono II, dimakamkan di Madura
Masa Pengawasan VOC 1743-1799
2) R.T.A. Joyodirejo/Djojodirejo (1745-1750) = 5 Tahun
3) R.T.A. Suroadiningrat II (1750 -1770) = 20 tahun
4) R.T.A. Suroadiningrat III (1770 -1780) = 10 tahun
5) R.T.A. Suroadiningrat IV(1780 -1798) = 18 tahun
Masa Hindia Belanda dan Inggris
6) R.A.A. Suroadiningrat I atau K. KUDUS (1798-1812) = 14 tahun
7) R.A.A. Suroadiningrat II atau K. JOKO (1812 -1814) = 2 tahun
8. R.A.A. Suroadiningrat III atau K. SEPUH (1817-1854) = 37 tahun
9) R.A.A. Suroadiningrat IV atau K. PANGERAN (1854-1884)= 29 tahun
10) R.A.A. Suroadiningrat V atau BAGUS BADRUN (1884-1910) = 26 tahun
Masa Kawedanan Sidayu/Sedayu (1910-1942)
11) Wedana Raden Ngabehi Kromohadiningrat (1914 – …..)
12) Wedana Raden Soebani (………)
13) Wedana R.M. Hoeksamadiman (1935 – 1939) = 4 tahun
14. Wedana Kyai Imanadi Prodjo (1939 -1942) = 3 tahun
Ket:
R.T : Raden Tumenggung
R.T.A : Raden Tumenggung Adipati
R.A.A : Raden Adipati Aria
Pate : Adipati/Bupati
Al Fatihah kagem beliau beliau sebagai pemimpin yang telah memakmurkan wilayah Sedayu/Siddhayu di masa Islam sudah menjadikan Islam sebagai agama Rahmatan Lil .Alamiin di Wilayah Pesisir Utara Brang Wetan, mulai Lohgung, Labuhan, Cumpleng, Brengkok, Ngesong, Wdung, Sedayu lawas, Jompong, Brondong, Blimbing, Gowa, Dengok, kandangsemangkon, Paciran, Jethak, Nanjan, Genthing, Tunggul, Kranji, Banjar Anyar, Drajat, Kemantren, Weru, Bandalegen, Ujung Pangkah, Dolen dan Ngawen.
Batas wilayah selatan dengan Lamongan dan Gresik mulai dari Babat, Blawirejo, Wannar Pucuk, Semlaran, Doro Gede, Blawi, Karang Binangun, Glagah dan Ngawen.
Sementara Sugio, Turi, Sukosongo, Deket, Dinoyo masuk Wilayah Lamongan Tempo Dulu
Kepustakaan:
1) Eko Jarwanto. 2020. SIDAJOE. Lamongan: Pagan Press
2) Sarkawi B. Husain
2017. Sejarah Lamongan Dari Masa ke Masa. Surabaya: Airlangga University Press
3) Fathur Rahman, DKK. 2021. Sedayulawas Poenya Sedjarah (SPS) dalam Kearifan Lokal Desa Sedayulawas. Malang: Ismaya Berkah Group.
