
Prof Mahmud Mustain, Guru Besar Teknik Kelautan ITS
Sungguh luar biasa apabila bisa mendapat salam dari Tuhan yang memilki dan menentukan keselamatan. Salam diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya di SURGA dan juga ada yang diberikan ketika masih di DUNIA.
Salam Allah SWT ketika di SURGA tertuang dalam QS Yasin: 58, yakni;
سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبِّ الرَّحِيمِ (58)
“Salam, sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang.”
Artikel ini mendetailkan bagaimana caranya kita bisa termasuk orang yang mendapatkan Salam tersebut. Sudah barang tentu ini obsesi dari setiap orang.
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah memberikan salam kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh di surga. Salam ini adalah ucapan selamat dari Allah SWT Yang Maha Penyayang, yang menunjukkan kasih sayang dan keridhaan-Nya kepada hamba-hamba-Nya (Meta AI, 2025).
Dalam tafsir Ibnu Katsir, ayat ini dijelaskan bahwa salam ini adalah ucapan selamat dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, yang telah beramal saleh dan berbuat baik di dunia. Allah SWT memberikan salam ini sebagai tanda kasih sayang dan keridhaan-Nya, dan sebagai pengharapan bagi mereka untuk mendapatkan kebahagiaan di surga.
Salam Allah SWT ketika masih di DUNIA tertuang dalam QS Al-Saffat: 109, yakni:
وَسَلَامٌ عَلَى إِبْرَاهِيمَ (109)
“Dan salam sejahtera atas Ibrahim.”
Ayat ini menjelaskan bahwa Allah SWT memberikan salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim AS, sebagai tanda penghormatan dan pujian atas kesabaran dan ketaatannya kepada Allah SWT. Salam ini juga menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim AS telah mencapai derajat yang tinggi di sisi Allah SWT dan menjadi contoh bagi umat manusia (Meta AI, 2025).
Dalam tafsir Ibnu Katsir, ayat ini dijelaskan bahwa salam sejahtera yang diberikan kepada Nabi Ibrahim AS adalah sebagai balasan atas kesabarannya ketika diperintahkan untuk menyembelih anaknya, Ismail AS. Allah SWT juga memberikan salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim AS sebagai tanda bahwa ia telah selamat dari api yang dinyalakan oleh kaumnya.
Kedua ayat yang telah disebutkan menunjukkan bahwa Allah SWT memberikan salam sejahtera baik di Dunia maupun di Akhirat (Surga). Diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan beramal saleh, sebagai tanda kasih sayang dan keridhaan-Nya.
Salah satu hadits yang menyebutkan tentang manusia yang dapat salam dari Allah SWT ketika masih di dunia adalah hadits Riwayat Muslim dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash RA, ia berkata: “Rasulullah SAW bersabda: ‘Allah SWT memiliki malaikat yang berkelana di bumi untuk menyampaikan salam kepada umatku dari Allah SWT'” (HR. Muslim, No. 397).
Hadits ini menjelaskan bahwa, Rasulullah SAW menyebutkan dengan gamblang bahwa Allah SWT memiliki malaikat yang berkelana di bumi untuk menyampaikan salam kepada umatnya yang beriman dan beramal sholih. Mereka menyampaikan salam kepada orang-orang yang beriman dan beramal sholih, sebagai tanda kasih sayang dan keridhaan Allah SWT.
Sungguh hadits ini sangat menggembirakan sebab memberikan petunjuk kepada kita tentang caranya mendapatkan salam dari Allah SWT. Caranya adalah dengan beriman dan beramal sholih. Sudah barang tentu hal tersebut bergantung pada kualitas iman dan amal sholih kita. Tetapi yang penting adalah sudah tahu caranya memperoleh salam dari Dzat yang memiliki dan menentukan keselamatan. Dengan demikian mari kita tingkatkan iman dan amal sholih kita, semoga demikian aamiin.
Semoga manfaat barokah selamat aamiin.
🤲🤲🤲
Surabaya,
25 Jumadil Ula 1447
atau
17 November 2025
m.mustain
