Pertempuran Surabaya 10 November 1945

 

*Pertempuran Surabaya* merupakan Pertempuran paling Heroik Bangsa Indonesia melawan Sekutu ( terutama Inggris didukung Belanda /NICA ), dalam mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Bagaimana ceritanya. Berikut Ini :

*Pihak – Pihak* yang terlibat dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah :
*Pihak Indonesia*
Pihak Indonesia terdiri dari berbagai elemen yang bersatu untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan, yang terdiri :
– Ulama dan Santri
Peran Ulama dan Santri sangat besar dalam Pertempuran di Surabaya, dimana melalui Fatwa “Resolusi Jihad” dari KH. Hasyim Asyhari mampu membangkitkan semangat Jihad Bangsa Indonesia dan Pertempuran Surabaya yang direncanakan tanggal 7 November 1945 terlambat beberapa hari menjadi 10 November 1945, karena menunggu kedatangan KH. Abbas Abdul Djamil dari Buntet Pesantren Cirebon sebagai Komandan Perang Pertempuran di Surabaya.
– Tentara Republik Indonesia ( TRI )
Merupakan cikal bakal terbentuknya Tentara Nasional Indonesia ( TNI )
– Badan Keamanan Rakyat ( BKR )
Merupan gabungan berbagai Laskar Perjuangan.
– Pejuang Sipil / Arek – Arek Surabaya
Dipimpin langsung oleh tokoh – tokoh seperti ; Bung Tomo.
– Pemimpin Daerah
Seperti ; Gubernur Soerjo
*Pihak Sekutu*
Pihak Sekutu yang datang ke Surabaya yang terlibat dalam Pertempuran, adalah :
– Pasukan Inggris
Sebagai kekuatan utama yang tergabung dalam Allied Forces Neetherlands East Indies ( AFNEI )
– Pasukan Belanda – Netherlands Indies Civil Administration ( NICA ) yang membonceng Pasukan Inggris dengan tujuan menguasai kembali Indonesia.

*Dalam Catatan Sejarah* tidak pernah tercatat Kelompok Clan Ba’alawi – para Habib ikut berjuang bersama Bangsa Indonesia dalam Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya , padahal di Surabaya ada Perkampungan Ampel yang merupakan perkampungan Clan Ba’alawi – para Habib.
*Jadi* di mana posisi Clan Ba’alawi – para Habib pada saat Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya❓