
*Oleh: Diar Mandala* 🇮🇩
*Tanggal: 18 Agustus 2024*
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Pandeglang-Banten.
Sebagai putra-putri pribumi Bangsa Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa. Namun, saat ini kita dihadapkan pada perang pemikiran dan opini yang dapat memecah belah kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami dan menyuarakan kebenaran, terutama terkait polemik habaib Baalwi yang sedang ramai diperbincangkan.
*Kesadaran Muhibin dari Keterbodohan*
Banyak di antara kita yang masih terlena dengan ketebatasan pengetahuan dan wawasan, sehingga kita cenderung membela para habib Baalwi tanpa memahami kebenarannya. Namun, sebagai putra-putri pribumi, kita memiliki kewajiban untuk menyuarakan kebenaran dan tidak membiarkan kebohongan dan kedustaan terus berkembang.
Perang pemikiran dan opini yang dilakukan oleh para pembohong dan pendusta dapat menyesatkan kita jika kita tidak waspada. Oleh karena itu, kita perlu memahami strategi licik mereka dan tidak membiarkan mereka menjajah cara berfikir dan beragama kita.
*Ghozwul Fikri dan Perang Opini*
Ghozwul Fikri adalah perang pemikiran yang dapat memecah belah kita jika kita tidak memahami kebenarannya. Oleh karena itu, kita perlu memahami dan menyuarakan kebenaran, terutama terkait polemik habaib Baalwi.
Jika kita diam saja terhadap kebohongan dan kedustaan, maka kita berdosa. Kita perlu memahami bahwa membela para habib Baalwi tanpa memahami kebenarannya adalah sama dengan menjadi jongos penjajah.
Sebagai putra-putri pribumi Bangsa Indonesia, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, kita perlu memahami dan menyuarakan kebenaran, terutama terkait polemik habaib Baalwi.
Kita perlu waspada terhadap perang pemikiran dan opini yang dapat memecah belah kita. Oleh karena itu, kita perlu memahami strategi licik para pembohong dan pendusta dan tidak membiarkan mereka menjajah cara berfikir dan beragama kita.
Semoga kita dapat memahami dan menyuarakan kebenaran, terutama terkait polemik habaib Baalwi. Mari kita jaga keutuhan dan kesatuan bangsa dengan memahami dan menyuarakan kebenaran.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
sdm 🇮🇩
