Doa dari SDN Jimbaran Kulon. Sholat Ghoib dan Tahlil Untyk Korban Musibah Pondok Pesantren Al Khozini Buduran Sidoarjo

 

Sidoarjo-menaramadinah.com-Sabtu pagi, 4 Oktober 2025, halaman SDN Jimbaran Kulon, Wonoayu, Sidoarjo, dipenuhi suasana haru. Sejak pukul 07.00 WIB, sekitar 465 siswa berkumpul bersama para guru dan staf untuk melaksanakan sholat ghoib dan tahlil.

9

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ustadz Moh. Muntholib ini ditujukan sebagai doa bersama bagi para korban runtuhnya mushola Pondok Pesantren Al-Khozini Buduran, Sidoarjo.

Acara berlangsung penuh kekhidmatan. Anak-anak yang biasanya riuh dengan canda terlihat tenang, mengikuti gerakan sholat dengan khusyuk, lalu bersama-sama melantunkan doa tahlil.

Meski masih berusia belia, mereka diajak merasakan kepedulian yang dalam terhadap sesama muslim yang sedang ditimpa musibah. Dari raut wajah hingga suasana yang tercipta, tampak jelas bahwa momen ini memberi pengalaman religius yang berharga.

Menurut pihak sekolah, kegiatan sholat ghoib dan tahlil ini memiliki manfaat besar, terutama bagi para siswa. Pertama, secara spiritual, mereka diajak mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui doa dan ibadah berjamaah. Kedua, secara sosial, mereka dilatih untuk memiliki rasa empati, memahami bahwa musibah bukan hanya tanggung jawab keluarga korban, melainkan juga duka umat bersama.

Ketiga, secara moral, mereka mendapat teladan tentang pentingnya kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sejak dini.
Selain mendoakan korban, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran nonformal yang tak kalah penting dari materi akademis. Anak-anak belajar bahwa kepedulian bisa diwujudkan dengan doa, simpati, dan rasa persatuan. Hal ini selaras dengan tujuan pendidikan karakter, yakni membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

Sholat ghoib dan tahlil bersama ini selesai pada pukul 08.00 WIB, namun pesan yang ditinggalkan begitu dalam. Beberapa guru berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan setiap kali ada musibah besar, agar siswa terbiasa menghadapi peristiwa hidup dengan hati yang peka dan penuh kepedulian. Dari SDN Jimbaran Kulon, tersiar doa tulus untuk para korban Pondok Pesantren Al-Khozini Buduran—semoga Allah memberikan husnul khotimah bagi yang wafat, serta kesabaran dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Husnu Mufid