
Oleh: Drs. Akaha Taufan Aminudin
Senin Pon, 8 September 2025, Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa kita lebih dari sekadar mengenang kelahiran Rasul. Di Mushola Tamansiswa Batu, dengan kepemimpinan Ki Wily Maulana Nauri, S.Pd dari SMP Tamansiswa Batu dan kehadiran para pamong dan para siswa serta yayasan Perguruan Taman Siswa Batu, acara ini menjadi momen kebersamaan dan refleksi mendalam tentang makna hidup, kepemimpinan, dan kematian. Ditutup dengan takziah ke wali murid sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Hadi Sasmito, acara ini memadukan spirit keagamaan dengan nilai kemanusiaan universal.
Maulid Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Renungan Abadi
Tanggal 8 September 2025 yang jatuh pada hari Senin Pon ini menjadi saksi datangnya suara hati dan doa di Mushola Tamansiswa Batu. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa kita kepada sebuah perjalanan batin. Bagi Ki Willy, kepala sekolah SMP Tamansiswa yang memimpin acara, Maulid adalah saat kita menengok kembali bagaimana Rasulullah mengajarkan cinta kasih, ketakwaan, dan keadilan di tengah tantangan zaman.
Momen ini bukan hanya seremonial; ia mengajak kita menanyakan diri sendiri: sudahkah nilai-nilai Rasul menyatu dalam cara kita hidup, mengajar, dan memimpin? Ni Ingit Mreta Claritas dan para pamong hadir sebagai pilar yang menjaga tradisi sekaligus mengusung perubahan positif demi generasi muda.
Sekolah dan Mushola: Dua Ruang yang Menguatkan Jiwa
Di yayasan Perguruan Taman Siswa yang dikelola oleh Ki Sentot Ariwahyudi S.Sos., MM., Ki Nanang Sujianto dan Nyi Julie Nachrowi, pendidikan dan spiritualitas berjalan beriringan. Mushola bukan hanya tempat beribadah, tapi ruang komunitas yang meleburkan perbedaan, mempererat hubungan, dan menumbuhkan karakter. Ki Willy sebagai kepala sekolah memaknainya sebagai tantangan sekaligus kehormatan untuk terus membimbing anak-anak Taman Siswa menjadi insan yang berintegritas.
Ketika seorang guru berkata bahwa “Dengan menghidupi ajaran Nabi, kita membangun masa depan bangsa,” kita pun sadar bahwa setiap zikir dan doa dalam Maulid adalah investasi ruhani bagi generasi.
Takziah: Mengantar Doa dan Menguatkan Hati
Acara Maulid ditutup dengan tahziah ke Wali Murid di Banaran Bumiaji untuk mendoakan almarhum Hadi Sasmito yang meninggal pada usia 48 tahun. Ini adalah pengingat nyata bahwa hidup di dunia hanyalah singgah sementara. Perpisahan dengan kerabat dan guru adalah kesedihan, namun juga panggilan untuk merenung tentang hakikat kehidupan dan amal kita.
Takziah bukan semata-mata ritual; melainkan ekspresi kepedulian sosial yang menghidupkan rasa kemanusiaan di tengah kesibukan dunia modern. Dengan berdoa bersama, kita saling menguatkan, mengingatkan bahwa dosa dan pahala akan berujung di hadapan Tuhan.
Pesan untuk Kita Semua: Jadikan Nilai Nabi Cahaya Hidup
Dari acara Maulid sampai ke takziah, tersimpan pelajaran berharga: hidup ini adalah perjalanan spiritual yang harus kita jalani dengan hati penuh kasih dan pikiran terbuka. Ki Willy dan para pamong di Taman Siswa mengajak kita untuk tidak melupakan akar budaya dan agama saat menapaki dunia yang semakin kompleks dan menantang.
Mungkin, dalam kesederhanaan Mushola Tamansiswa, kita menemukan kegelisahan dan harapan yang sama. Bahwa mengikuti ajaran Nabi bukan hanya tugas formal, tapi panggilan batin untuk menjalani hidup lebih bermakna, berbuat baik, dan selalu mengenang bahwa kita bukan makhluk yang abadi.
Bagaimana Anda melihat perayaan Maulid dan kegiatan takziah dalam kehidupan Anda? Apakah nilai-nilai yang Anda pelajari dari Nabi Muhammad SAW sudah mengubah cara Anda memandang hidup? Yuk bagikan pengalaman dan pandangan Anda di kolom komentar! Dan jangan lupa untuk menyebarkan artikel ini agar semakin banyak yang terinspirasi oleh kisah sederhana namun kaya makna ini.
Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H – Semoga semangat kasih dan pengorbanan Rasulullah menyertai kita setiap langkah.
Selasa Wage 9 September 2025
Drs. Akaha Taufan Aminudin
Sisir Kampung Baru Literasi SIKAB Himpunan Penulis Pengarang Penyair Nusantara HP3N Kota Batu Wisata Sastra Budaya SATUPENA JAWA TIMUR
#SatuPenaJawaTimur
#KotaBatuLiterasi
#EdukasiSastra
#PKBTSKotaBatu
