
Kediri-Menaramadinah. Com Sabtu Wage, 26 Juli 2025 PAWAI BUDAYA dan Sedekah Bumi, Desa Kepung tahun 2025. Menggali kekayaan budaya melalui kreativitas warga, itulah tema yang diusung pada hajatan Desa Kepung, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri yang selenggarakan pada tahun ini, hitmat, meriah, unik dan menghibur, lantunan doa, tidak hanya yang terucap dari bibir saja, namun juga tersusun dalam gunungan sedekah hasil bumi yang ditayangkan indah diarak dari Dusun Jatimulyo (ujung barat) sampai Dusun Kepung Timur (ujung timur) melintasi jalan besar desa sepanjang kurang lebih 6 kilometer, yang jelas sepanjang jalan penuh dengan puluhan ribu orang serta berbagai penjual makanan, minuman dan mainan anak-anak yang sangat ramai.
Hampir di seluruh Dusun memiliki peninggalan sejarah yang sampai saat ini bisa dilihat dan dinikmati, baik dari masa kerajaan, kolonial misalnya: di Dusun Jatimulyo, pernah ditemukan patirtan (ditimbun tanah lagi, karena sesuatu hal), Punden Mbah Umpak di Dusun Kepung Timur (menurut beberapa keterangan umpak besar setinggi lutut orang dewasa, sejumlah 4 buah, sekarang tidak ada di tempat, katanya di musium Trowulan) yang masih tersisa sekarang di lokasi punden adalah: pecahan yoni, rumah sesaji dari batu, lumpang dan batu dakon, serta ada struktur pondasi yang belum jelas bentuk nya. Sementara di Dusun Karangdinoyo juga ada struktur tembok bekas bangunan pabrik rosela jaman kolonial, dan Masjid Pancasila tinggalan jaman Orde baru.
Sedangkan tinggalan yang berupa ajaran diseluruh desa adalah: Selamatan dan sedekah bumi.
Pawai budaya kali ini berupa iring-iringan mobil hias dan sound horeg, sebanyak 36, dengan bintang tamunya Brewok Audio.
Dalam pawai budaya ini Kades Hj. Ida Arif, SH mengenakan busana Ratu dengan mahkota lengkap dengan asesoris yang indah bernuansa hijau, diringi punggawa serta tokoh- tokoh pewayangan, punakawan dan busana adat jawa.
Di panggung kehormatan Camat Roni dan staf menerima kedatangannya.
Secara lengkap berikut ini susunan nya:
1. Cucuk Lampah
2. Kereta Kepala Desa
3. Kereta Perangkat Desa
4. Tumpeng Hasil Bumi
5. Kereta OPD
6. Dsn. Purworejo – WB Audio
7. Dsn. Purworejo – Zip Dae Audio
8. Dsn. Sumberjo – Satira Audio
9. Dsn. Sukoero – Z-Aktif Audio
10. Dsn. Sukoero – J-ZIS Audio
11. Dsn. Jatirejo – Pro Audio
12. Dsn. Jatirejo – SB Music
13. Dsn. Kepung Timur – TDM Audio
14. Dsn. Kepung Barat – Pro Audio
15. Dsn. Kepung Tengah – Santri Boy Audio
16. Dsn. Sumberpancur – ZW Audio
17. Dsn. Sumberpancur – MR Audio
18. Dsn. Branggahan – Badar Juang
19. Dsn. Jatimalang – Satira Mada
20. Dsn. Jatimalang – SBR Audio
21. Dsn. Jatimalang – SMD D’Sipe
22. Dsn. Dungus – Pro Audio
23. Dsn. Dungus – Brakhad Pro Audio
24. Dsn. Karangdinoyo – MBC Audio
25. Dsn. Karangdinoyo – Setya Musik
26. Dsn. Karangdinoyo – Satira Mada
27. Dsn. Karangrejo – Zip Dae Audio
28. Dsn. Karangrejo – ZIS Audio
29. Dsn. Karangrejo – Satira Audio
30. Dsn. Kranggan – WBB Audio
31. Dsn. Kranggan – BR Pro Audio
32. Dsn. Kranggan – Bazz Fitfat
33. Dsn. Kranggan – Satira Audio
34. Dsn. Kranggan – Barokah Pro Audio
35. Dsn. Sumberjo – Sumber Buah Audio
36. Dsn. Sukoero – Brewog Audio
Kades Hj. Ida, menyambut perserta dengan turut berjoget untuk memberikan apresiasi dan menyemangati peserta dan kemudian menyerahkan piagam penghargaan, peserta berkesempatan perform di karpet merah depat panggung kehormatan satu lagu, saat itulah Kades Hj Idan dan tamu kehormatan juga turut bergoyang.
Masing-masing peserta menyuguhkan kostum indah dan tarian atau jogetan masal yang serempak dan gemulai serta kadang menghentak dinamis seirama musik, dengan nada tinggi yang menggetarkan, dada, bahkan atap rumah, pintu dan cendela juga turut bergetar. Masyarakat Desa Kepung terhibur sekali, sehingga mereka tahun depan minta diadakan lagi kegiatan seperti ini.
Dari segi kreativitas warga ternyata sangat unik para dancer yang masih berbusana sopan, bahkan kostum nya indah dan menarik dengan nuansa masa kerajaan serta tarian yang ada cerita-ceritanya, ada pesan yang bisa dirasakan: kesyukuran, kerjasama, kerukunan dan penghargaan, tidak asal menggerakkan badan semaunya sendiri, selebihnya secara penyelenggaraan sukses, tertip, lancar, aman dan sngat menghibur, lokasi panggung kehormatan dan ladang tebu bermandikan cahaya dengan sorotan lampu menembus angkasa bak gedung pertunjukan raksasa yang menelan puluhan ribu orang dengan dekorasi langit yang cerah.
Apalagi saat penampilan Brewog Audio dari Dsn. Sukorejo sebagai pamungkas: semuanya bergoyang, bergembira tetapi masih kondusif aman dan terkendali.
Nur Habib, mengabarkan.
