
Jember-Menaramadinah.com,Menengok TC yang dilaksanakan Jember Marching Band (JMB) memasuki Bulan ke-7 dihadiri Kadispora Kabupaten Jember ,Anggota DPRD komisi D,serta orang tua atlet , Untuk persiapan mengikuti Kejuaraan Internasional Malaysia Word Band Competition (MWBC) 2025,akan di laksanakan di Alor Star,Kendal Malaysia Awal september,Jumat (11/07/2025)malam di GOR PKPSO Kaliwates Jember.
Dengan Persiapan yang Matang dan pelaksanaan latihan rutin dipantau para pelatih profesional Jember Marching Band (JMB) akan kembali mengukir prestasi di kancah internasional dengan mengikuti Malaysia World Band Competition (MWBC) 2025 yang akan berlangsung di Alor Star, Kedah, Malaysia, pada 11-15 September 2025. Hal ini disampaikan oleh Manajer JMB H.Tri Basuki juga sebagai Ketua KORMI Jember.
“Sementara itu, di tegaskan Manejer JMB H.Tri Basuki bahwa JMB akan memberangkatkan 90 atlet untuk berkompetisi di MWBC 2025. Ajang bergengsi ini bukan kali pertama bagi JMB, karena pada tahun 2010 JMB berhasil membawa pulang sejumlah prestasi gemilang, yaitu runner-up Marching Show, Juara 1 Drumband, dan Juara 1 Street Parade.
Lebih lanjut disampaikan Manejer JMB Tri Basuki, harapan kami pada tahun 2025 ini, setelah 15 tahun berlalu sejak keikutsertaan terakhir kami di MWBC, semoga JMB bisa mempertahankan gelar bahkan meraih lebih banyak prestasi. Target kami adalah medali emas di semua kategori, termasuk marching field show, drum battle, brass battle, dan street parade. Total ada 4 hingga 5 mata lomba yang akan kami ikuti.
Lebih lanjut diungkapkan Manejer JMB ,Untuk menghadapi kompetisi ini, JMB tengah mempersiapkan tim dengan latihan intensif. Dengan pengalaman dan prestasi sebelumnya,Tri Basuki optimis JMB mampu memberikan penampilan terbaiknya di pentas dunia,Bisa Membawah nama harum Jember dan untuk Indonesia.
MWBC adalah salah satu kompetisi marching band bergengsi yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai negara. Keikutsertaan JMB di MWBC 2025 diharapkan tidak hanya membawa kebanggaan bagi Jember, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional pungkasnya.(Trisno)
