Wahai Jiwa Yang Tenang (Selamat Jalan Abah)

Oleh : Yahya Aziz.


Innalilahi lillahi Wainnailaihi Ilaihi Raji’un, Pada hari Senin 22 Februari 2021 / 10 Rajab 1442 H tepat jam 10.00 pagi Abah kami menghembuskan nafas terakhir, di saat umur 77 tahun di rumah sakit Islam Wonokromo Surabaya.
Beliau sayang sekali terhadap kedua cucunya dan selalu memotivasi untuk selalu semangat belajar mencari ilmu di bumi pesantren.
Mulai 2014-2016 selalu ikut kami menjenguk kedua cucunya di pesantren Gontor Ponorogo dan Lirboyo Kediri sambil ziarah ke makam Mbah Kyai Hasan Besari Tegalsari dan Trimurti PMDG.
2016 divonis dokter gagal ginjal, dan harus menjalani cuci darah seminggu 2 kali selama 5 tahun (2016-2021).
Pengabdian beliau setelah masa pensiun (2002), ikut merintis berdirinya Pusat Ma’had Aljamiah UIN Sunan Ampel, pendiri pesantren mahasiswa aljihad (1983-2021).
Senin 22-2-2021 adalah hari terakhir kami menghantar untuk cuci darah, masuk rumah sakit pukul 07.00, pukul 08.00 minta makan, setelah makan tidur sebentar, pukul 09.00 ada gangguan di jantung pernapasan dan hanya bisa merespon dengan kedipan mata. Dan tepat pukul 10.00 sempat kami menalqin dan menghembuskan nafas terakhir.
“Ya Ayyatuhan naas almutminnah, irjiii ila robbiki rodiyatam mardhiyah, Fadkhulii fi ibadii wadkhulii jannatii”
“Wahai Jiwa Jiwa Yang Tenang, Kembalilah ke jalan Tuhan-Mu dengan Ridlo, Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba Ku dan masuklah ke surga-Ku.
Alhamdulillah proses pemakaman lancar, setelah jenazah disucikan di rumah sakit, kemudian pukul 12.00 di bawa ke Masjid At-Taqwa Jemur Wonosari untuk disholatkan dan langsung dibawa ke pemakaman umum desa Kalirong Tarokan Kediri.
Terima kasih atas bantuan doa’ keluarga besar FTK UINSA, Pusat Ma’had Aijamiah Uinsa, Pesantren mahasiswa aljihad, Jamaah Masjid At-Taqwa, Jamaah Majlis Ta’lim Miftahul Jannah dan warga sekitar Jemur Wonosari yang ikut menghantar almarhum sampai di tempat istirahat terakhir.
Semoga Allah menerima amal jariyah Anda semua… Amin ya rabbal aalamin….
Barakallah…
# Penulis Menara Madinah com dan Buku Para Kyai Pejuang Kemerdekaan Indonesia#

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *