Catatan Dari Sendang Panguripan,Tempat Historis ,Legendaris Dan Mistis Di Kota Madiun

Madiun.menaramadinah.com,Sendang Panguripan atau Sendang Tundung Mediun adalah sumber air bersejarah yang terletak tidak jauh dari kompleks makam para penguasa dan bangsawan Kadipaten Madiun dikebumikan ,antara lain makam Pangeran Timur( Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno) ,RM.Bagus Petak,Adipati Mertoloyo,Adipati Balitar dan lain-lain.
Bersama Kang Teguh Santoso Al-Farie,seorang guru agama,pecinta sejarah dan ziarah yang masih menyelesaikan skripsi di IAI Pangeran Diponegoro Nganjuk,Bro -J dengan antusias melakukan perjalanan liputan ke Sendang Panguripan yang lokasinya berada di Jl.Sendang,Kuncen,Taman,Kota Madiun pada 23 Juli 2020.
Suasana cukup lengang saat kami berdua mendatangi sendang yang tiap menjelang Bulan Suro selalu dikuras airnya oleh warga sekitar yang didahului dengan do’a dan slametan dengan lauk ayam panggang dipimpin sesepuh masyarakat.
Apa saja kisah-kisah dan seluk-beluk dari sendang yang disekelilingnya terdapat pepohonan rindang dan ada gapura yang megah? Inilah laporannya:
1.Di sisi timur sendang terdapat sebuah prasasti bertuliskan sebagai berikut: SENDHANG TUNDHUNG MEDIUN
Cinandi dening
BUPATI MADIUN Drs.B.Koesbandono
Ing suryo warso
PATIRTAN SAMADYA GATRANING BUPATI
Ing candra warso
KABETAHANIPUN MASYARAKAT
JUM’AT PON Mei 1984/Ruwah 1916

2.Ada sebuah kisah klasik bahwa Empu Umyang (putera dari Empu Supo) pernah bersemedi di sendang ini untuk membuat sebilah keris.Ketika menjalankan semedinya,ia diganggu genderuwo atau hantu yang berayun-ayun di pinggir sendang,maka keris hasil buatannya disebut Keris Tundhung Mediun yang akhirnya menjadi pusaka dari Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno.
Selain itu,sendang juga digunakan sebagai tempat penjamasan pusaka .Salah satu keris yang pernah dijamas disana adalah Kolo Gumarang milik Pangeran Timur( Adipati Ronggo Jumeno) yang mampu menaklukkan
pusaka Panembahan Senopati yaitu Tombak Kyai Pleret.
3.Sendang Panguripan pernah menjadi lokasi pertempuran antara puteri dari Pangeran Timur yaitu Raden Ayu Retno Djumilah melawan Sutawijaya dari Mataram.Pada akhirnya,RA.Retno Djumilah menjadi istri dari Sutawijaya .Karena menjadi seorang permaisuri,maka dia diboyong ke Mataram hingga akhir hayatnya dan dimakamkan dalam kompleks pemakaman para raja dan keluarga kerajaan Mataram di Kota Gede,Yogyakarta.
4.Zaman dahulu,Sendang Tundhung Mediun dipakai sebagai tempat pemandian para putri bangsawan kadipaten Madiun.
5.Nama lain dari Sendang Tundhung Mediun adalah Sendang Panguripan.Dituturkan juru kunci makam Kuncen belakang Masjid “Nur Hidayatullah” yaitu Mbah Munir bahwa dahulu kala ,ada seorang empu yang sedang beristirahat di pinggir sendang.Tanpa sengaja,ia melihat seekor katak mati yang jatuh kedalam sendang.Anehnya,katak itu bisa kembali hidup.Itulah sebabnya sendang itu juga diberi nama Sendang Panguripan.
6.Sendang Panguripan termasuk tempat mistis.Beberapa tahun lalu,ada seorang warga Madiun yang melihat penampakan sosok gaib berupa seorang putri memakai baju bangsawan.Kisah lainnya adalah pada 7 April 2012 ada seorang tukang bakso keliling yang melihat penampakan kuntilanak berwajah seram yang melintas memasuki gang III Jalan Sendang Raya sekitar pukul 23.00 WIB.
7.Di Sendang Tundhung Mediun atau Sendang Panguripan terdapat peraturan tertulis bahwa setiap pengunjung yang ingin menginap di area sendang untuk tujuan ritual diwajibkan untuk menyerahkan KTP pada RT/RW setempat demi keamanan dan kenyamanan bersama.
Demikian hasil liputan Bro J dari Menara Madinah.com Biro Madiun di Sendang Panguripan setelah sebelumnya mengunjungi makam Tokoh Pendiri Madiun Ki Ageng Panembahan Ronggo Jumeno dan Masjid”Nur Hidayatullah” dimana pada tempat ibadah yang telah berusia ratusan tahun tersebut masih terdapat benda -benda peninggalan Bupati pertama Madiun (Panembahan Ronggo Jumeno) berwujud gentong berajah dan alat penunjuk waktu sholat sebelum ditemukannya jam modern.Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi pembaca khususnya pecinta sejarah,ziarah dan budaya.
#KotaPendekar
#Kampung Pesilat
@Bro J,582020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *