Terapi Qur’an dan Ratibul Hadad Bersama Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk,Wasilah Proteksi Diri Dari Covid-19

Nganjuk.menaramadinah.com,Dalam suasana Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah,Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk mengadakan acara”Terapi Qur’an dan Ratibul Hadad” yang disiarkan secara live streaming lewat chanel FB dan Youtube Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Nganjuk dari mushola baru dalam kompleks Pondok Pesantren Keringan ,Kecamatan Kota Nganjuk,Sabtu 1 Agustus 2020.
Agenda tersebut merupakan rutinan dari Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk tiap dua minggu sekali selama Pandemi Covid-19 dan telah berlangsung 3 kali.
Pembacaan Ratibul Hadad dilakukan oleh Ustadz Aminuddin praktisi ruqyah Aswaja dari Pace dan pembacaan do’a-do’a ruqyah oleh Ustadz Sudar dari Gondang selaku Ketua Umum Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk.
Sebelum masa Pandemi Covid-19 ,para praktisi dari Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk telah banyak berkiprah dalam dakwah lewat ruqyah massal diberbagai wilayah dalam Kabupaten Nganjuk dan mereka juga pernah memenuhi undangan untuk melakukan ruqyah massal di Bandungan,Saradan,Madiun.
Selama ini,kiprah Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk telah mendapat banyak respon positif dari publik karena telah membantu tidak sedikit orang yang mengalami gangguan penyakit medis dan non-medis.Dalam kesempatan ruqyah massal,tak jarang mereka juga menerima curhatan dari warga peserta ruqyah massal seputar problem dalam kehidupan lainnya seperti mengatasi kenakalan anak,sulit mendapat jodoh dan lain sebagainya.
“Untuk musim Pandemi Covid-19 ini,acara rutinan dari Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Nganjuk atau Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk adalah suatu jembatan silaturahim bagi para praktisi dan Ratibul Hadad menjadi salah satu wasilah(perantara,red) perbentengan diri dari energi negatif ,terutama Covid-19.Semoga kegiatan rutinan kami bisa menjadi wasilah untuk memasyarakatkan Ratibul Hadad sebagai amalan harian ala Aswaja dan sarana edukasi cara meruqyah pribadi yang simpel namun berpahala dan juga membawa dampak positif bagi keluarga,” urai Ustadzah Aminah Qolyubi Dahlan yang merupakan salah satu praktisi wanita dari Jam’iyyah Ruqyah Aswaja Nganjuk atau Komunitas Ruqyah Aswaja Nganjuk sekaligus pengasuh pengajian ibu-ibu muslimah yang tergabung dalam Majelis Kajian Dhuha.
Secara nasional,Jam’iyyah Ruqyah Aswaja yang memiliki puluhan ribu anggota telah resmi menjadi bagian dari sayap dakwah Lembaga Nahdhlatul Ulama ,ormas Islam terbesar di Indonesia.
Hal itu dapat terwujud setelah tim dari Pengurus Pusat Jam’iyyah Ruqyah Aswaja yang dikomando langsung Ketua Umum JRA Gus Abdul Wahab dari Nganjuk mengadakan pertemuan dengan Ketua Umum PBNU KH.Said Aqil Siradj di Gedung PBNU Jakarta pada 11 November 2019 lalu.
@Bro J282020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *