Lapangan Mangli Disulap Menjadi Tempat Olahraga Dan Rekreasi Keluarga Serta Menciptakan Ekonomi Kerakyatan

 

Jember-menaramadinah.com- Program 22 janji kerja Bupati dr. Faida MMR dan Wakil Bupati Muqit Arief, adalah mensejahterakan masyarakat, baik di kota maupun Pedesaan Banyak Program yang telah dirasakan asaz manfaatnya bagi masyarakat.

Tak terkecuali dengan pembangunan ruang terbuka hijau( RTH) dibeberapa tempat, termasuk lapangan Mangli yang Saat pembangunan akan di mulai banyak terjadi pro dan kontra.
Pembangunan lapangan Mangli saat mau dibangun sempat tertunda , namun dilanjut tahun 2019 saat ini lapangan Mangli telah berubah menjadi pegiat UMKM dari berbagai daerah, dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga setempat dan sekitarnya.

Salah satu warga Armando Reza P ketika di mintai keterangan mengatakan, kalau saya pribadi tetap mendukung program Pemerintah sepanjang tak merugikan masyarakat. Buktinya dengan lapangan Mangli yang disulap menjadi Ruang terbuka hijau ini, ( RTH) bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

” Paling tidak saat ini banyak muncul pedagang baru dan bisa menciptakan ekonomi kerakyatan, selain itu juga tempat ini bisa untuk menghilangkan kepenatan bersama keluarga baik dengan putra atau dengan cucunya.” Tandas Reza Pahlevi.

Lebih jauh Reza menuturkan, bagi pedagang yang mengais rejeki di lapangan Mangli ini, harus ditata sedemikian rapi sehingga terkesan ada yang mengkordinir dan ada yang menjadi koordinator. Tentunya harus menunggu setelah diresmikan oleh Pemerintah.

” Artinya, lanjut Reza, jelas dan ada petunjuk dari atas dan payung hukumnya juga jelas , minimal ada kordinasi dengan pihak Kelurahan dan paling tidak ada pendataan pedagang yang mengais rejeki di lapangan Mangli ini.” Imbuh Reza Pemuda Wonosari Mangli.

Dikatakannya, tujuan pembangunan RTH semua ini adalah, ” untuk kebaikan bersama, buktinya telah menciptakan lapangan pekerjaan bagi pedagang, selain itu juga bisa untuk tempat olahraga senam, santai jalan sehat dan sebagainya.” Pungkas Reza alumni Unmuh Jember.

Sementara terpisah, salah satu pedagang Suyono mengatakan, Alhamdulillah mas saya bisa mencari rejeki di sekitar lapangan Mangli yang telah berubah menjadi tempat rekreasi keluarga. Memang sebelumnya saya mendapat info sempat ada penolakan pembangunan RTH ini.
Awalnya yang jualan disini hanya satu dua orang saja, namun saat ini telah mencapai puluhan pedagang kaki lima. Ini kan bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru khususnya bagi warga Mangli dan sekitarnya.

Pantauan media ini saat di lokasi, malam hari sangat ramai sekali dengan pengunjung, bahkan para pedagang dari sebelah barat hingga depan Kelurahan penuh pedagang. Bahkan kadang terjadi kemacetan di depan kantor Kelurahan Mangli.(Hrl/ Bas)