Gus Maqdar Politisi Muda PPP: Kasus Ahmad Dhani Dampak Buruk Bagi Media Sosial

Politisi Muda PPP: Kasus Ahmad Dhani Dampak Buruk dari Media Sosial

Rabu, 30 Januari 2019.

SURABAYA – menaramadinah.com-Musisi Ahmad Dhani divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim PN Jakarta Selatan. Politisi muda Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maqdar Abdulloh Tirtokusumo meminta kasus ini dijadikan pembelajaran bagi masyarakat.

Ahmad Dhani terbukti menyebarkan kebencian bernuansa SARA melalui akun Twitter miliknya, @AHMADDHANIPRAST, yang ditujukan kepada seseorang atau sekelompok orang.

Setelah menetapkan vonis, hakim memerintahkan Dhani ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur.

Caleg DPRD Kota Surabaya Dapil.3 (Wonocolo, Tenggilis Mejoyo, Gunung Anyar, Rungkut, Sukolilo, Mulyorejo, Bulak) nomor urut 3 ini berpendapat, berkaca dari kasus ini penting memilih pemimpin yang memiliki integritas dan menjunjung tinggi kemajemukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Bagaimana bangsa yang terkenal kemajemukannya kalau dipimpin orang yang suka menyebarkan kebencian,” kata Gus Maqdar. Rabu (30/1/2019).

Gus Maqdar mengaku sangat menyayangkan musisi yang multi talenta seperti Ahmad Dhani bisa terjerat kasus seperti ini.

Jangan Terjerumus

Menurut aktivis muda ini, kasus yang menjerat Ahmad Dhani membuktikan perilaku di dunia maya (media sosial) berdampak pada dunia nyata.

Ia mengajak masyarakat, tidak terkecuali para ibu rumah tangga, untuk mengajarkan dan mengingatkan kepada anggota keluarganya agar tak menyebarkan ujaran kebencian dan mem-forward berita hoax di media sosial.

“Mari kita bersama-sama menjaga ubudiyah ukhuwah insaniyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah basyariah, ukhuwah wathoniyah dan mendidik anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam sebuah masalah,” ujarnya.

Husnu Mufid

Koresponden MM.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *